Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah membuat sebuah cincin emas.
Hadis sahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما «أن رسول الله - صلى الله عليه وسلم - اصْطَنَعَ خَاتَمًا من ذهب، فكان يجعل فَصَّهُ في باطن كَفِّهِ إذا لَبِسَهُ، فصنع الناس كذلك، ثم إنه جلس على المنبر فَنَزَعَهُ فقال: إني كنت أَلْبَسُ هذا الخَاتَمَ ، وأجعل فَصَّهُ من داخل، فرمى به ثم قال: والله لا أَلْبَسُهُ أبدا فَنَبَذَ الناس خَواتِيمَهُمْ».
وفي لفظ «جعله في يده اليمنى».
Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- meminta agar dibuatkan untuknya cincin emas. Dahulu jika beliau memakainya maka bagian matanya beliau letakkan di bagian dalam telapak tangannya. Kemudian para sahabat mengikuti beliau dan membuat cincin seperti yang telah beliau buat. Setelah beberapa waktu, Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- duduk di atas mimbar agar orang-orang dapat melihatnya, lalu bersabda, “Sesungguhnya aku telah memakai cincin ini dan aku meletakkan matanya di bagian dalam telapak tanganku.” Kemudian beliau membuang cincin tersebut dan bersabda, “Demi Allah, aku tidak akan memakainya lagi untuk selamanya.” Dan itu beliau lakukan setelah turunnya hukum pengharaman (memakai emas bagi laki-laki). Maka para sahabat pun melemparkan cincin mereka karena mengikuti Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-.
Kategori : Adab-adab Syar'i · Adab Berbusana · Keutamaan dan Adab