Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > Jangan menyertai kami unta yang telah dilaknat
Hadis sahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن أبي بَرْزَةَ نَضْلَةَ بن عبيد الأَسلمي رضي الله عنه قال: بينما جاريةٌ على ناقة عليها بعض مَتَاعِ القوم، إذ بَصُرَتْ بالنبي صلى الله عليه وسلم وتَضَايَقَ بهم الجبل فقالت: حَلْ، اللهم الْعَنْهَا، فقال النبي صلى الله عليه وسلم : «لا تُصَاحِبْنَا ناقةٌ عليها لَعْنَةٌ».
Seorang gadis kecil mengendarai seekor unta yang membawa sebagian barang dan kebutuhan. Lalu ia melihat Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dalam kondisi gunung telah mempersempit jalan orang-orang yang di antara mereka adalah Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Gadis itu lalu ingin mempercepat langkah unta, maka ia mengatakan, "Hal"-satu kata hardikan untuk unta- agar unta berjalan cepat, kemudian ia melaknatnya. Maka Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Tidak boleh berjalan bersama-sama kami unta yang telah dilaknat."
Kategori : Adab-adab Syar'i · Adab Berbicara dan Diam · Keutamaan dan Adab