Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- diberi minuman lalu beliau meminumnya, sedangkan…
Hadis sahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن سهل بن سعد رضي الله عنه : أن رسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم أُتِيَ بشرابٍ، فَشَرِبَ منهُ وعن يميِنِه غُلامٌ، وعن يسارِه الأشياخُ، فقالَ للغُلامِ: "أَتَأذَنُ لِي أنْ أُعْطِيَ هؤلاء؟"، فقالَ الغلامُ: لا واللهِ يا رسولَ اللهِ، لا أُوثِرُ بنَصِيبي منك أحداً. فَتَلَّهُ رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم في يدِه.
Dalam hadis ini Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- meminta izin kepada seorang anak untuk memberikan minuman kepada orang-orang tua sebelum anak itu meminumnya. Beliau melakukan itu untuk menarik hati para orang tua itu dan menunjukkan kecintaan beliau kepada mereka serta mengutamakan martabat mereka karena hal ini tidak dilarang oleh sunnah. Hadis ini juga mengandung penjelasan sunnah, yaitu bahwa orang yang berada di sebelah kanan lebih berhak atas giliran dan tidak boleh diberikan kepada selainnya kecuali atas izinnya. Juga tidak ada salahnya untuk meminta izinnya tetapi dia tidak wajib memberikan izin. Orang yang di sebelah kanan juga seyogyanya tidak memberikan izin untuk dilangkahi jika hal tersebut menyebabkan terlewatkannya karunia akhirat dan kemaslahatan agama. Anak itu adalah Ibnu Abbas -raḍiyallāhu 'anhu-.
Kategori : Adab-adab Syar'i · Adab Makan dan Minum · Keutamaan dan Adab