Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > Maukah aku beri tahukan kepada kalian tentang dosa-dosa besar yang paling besar?
SahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن أبي بكرة رضي الله عنه قال: قال النبي صلى الله عليه وسلم: «أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ؟» ثَلَاثًا، قَالُوا: بَلَى يَا رَسُولَ اللهِ، قَالَ: «الْإِشْرَاكُ بِاللهِ، وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ» وَجَلَسَ وَكَانَ مُتَّكِئًا، فَقَالَ: «أَلَا وَقَوْلُ الزُّورِ»، قَالَ: فَمَا زَالَ يُكَرِّرُهَا حَتَّى قُلْنَا: لَيْتَهُ سَكَتَ.
Nabi ﷺ mengabari sahabat-sahabatnya tentang dosa besar yang paling besar, beliau menyebutkan tiga dosa ini:
1- Menyekutukan Allah, yaitu memalingkan ibadah kepada selain Allah dan menyetarakan selain Allah dengan Allah dalam persoalan uluhiah, rububiah serta nama dan sifat-sifat-Nya.
2- Durhaka kepada kedua orang tua, yaitu semua hal yang menyakiti kedua orang tua, berupa perkataan ataupun perbuatan serta tidak berbuat kebaikan pada keduanya.
3- Perkataan dusta dan termasuk kesaksian palsu, yaitu semua ucapan palsu dan dusta yang bertujuan mendiskreditkan orang yang menjadi objeknya untuk mengambil hartanya, merusak kehormatannya atau semisalnya.
Nabi ﷺ mengulang-ulang peringatan tentang perkataan dusta untuk mengingatkan kejelekan dan dampak buruknya terhadap masyarakat, sampai para sahabat berkata: Seandainya beliau diam, disebabkan rasa kasihan mereka kepada beliau dan karena mereka tidak suka ada sesuatu yang mengganggu beliau.
Kategori : Fikih Akhlak · Ar-Raqāiq dan Nasihat · Akhlak Tercela · Celaan Perbuatan Maksiat · Keutamaan dan Adab