Penjelasan tentang hakikat kekayaan, dan motivasi untuk meridai apa yang Allah -Ta'ālā- be…

Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > Penjelasan tentang hakikat kekayaan, dan motivasi untuk meridai apa yang Allah -Ta'ālā- be…

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 1 menit baca

Teks hadits: Penjelasan tentang hakikat kekayaan, dan motivasi untuk…

عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «ليس الغِنَى عن كَثرَة العَرَض، ولكن الغِنَى غنى النفس».

Penjelasan hadits: Penjelasan tentang hakikat kekayaan, dan motivasi untuk…

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menjelaskan bahwa hakikat kekayaan bukanlah pada harta yang banyak, tetapi kekayaan yang sebenarnya adalah kekayaan hati. Jika seseorang merasa kaya dengan apa yang diberikan kepadanya, puas dengannya, rida, tidak tamak untuk menambah dan tidak ambisi dalam mencari, maka ia adalah manusia paling kaya.

Kategori : Fikih Akhlak · Akhlak Terpuji · Keutamaan dan Adab

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
لا حول ولا قوة إلا بالله Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi