"Jangan kau katakan, 'Alaikassalām karena ucapan 'Alaikassalām adalah penghormatan untuk o…

Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > "Jangan kau katakan, 'Alaikassalām karena ucapan 'Alaikassalām adalah penghormatan untuk o…

Hadits diriwayatkan oleh Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Abu Daud - Diriwayatkan oleh Ahmad

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 2 menit baca

Teks hadits: "Jangan kau katakan, 'Alaikassalām karena ucapan 'Alaik…

عن أبي جرَيٍّ جابر بن سُلَيْمٍ رضي الله عنه قال: رأيت رجلاً يصْدُرُ الناس عن رأيه، لا يقول شيئاً إلا صدروا عنه، قلت: من هذا؟ قالوا: رسول الله صلى الله عليه وسلم . قلت: عليك السلام يا رسول الله - مرتين - قال: «لا تقل: عليك السلام، عليك السلام تحية الموتى، قل: السلام عليك» قال: قلت: أنت رسول الله؟ قال: «أنا رسول الله الذي إذا أصابك ضُرٌّ فدعوته كشفه عنك، وإذا أصابك عام سَنَةٍ فدعوته أنْبَتَهَا لك، وإذا كنت بأرض قَفْرٍ أو فَلَاةٍ فَضَلَّتْ راحلتك، فدعوته ردها عليك» قال: قلت: اعْهَدْ إِليَّ. قال: «لا تَسُبَنَّ أحداً» قال: فما سَبَبْتُ بعده حُرًّا، ولا عبداً، ولا بعيراً، ولا شاة، «ولا تحْقِرَنَّ من المعروف شيئاً، وأن تكلم أخاك وأنت مُنْبَسِط إليه وجهك، إنَّ ذلك من المعروفِ، وارفعْ إزارك إلى نصف الساق، فإِنْ أبيت فإلى الكعبين، وإياك وإسبال الإزار، فإنها من المَخِيلَةِ. وإِنَّ اللهَ لا يحب المَخِيلَةَ؛ وإِنِ امرُؤٌ شتمك وعَيَّرَكَ بما يعلم فيك فلا تُعَيِّرْهُ بما تعلم فيه، فإِنَّما وبال ذلك عليه».

Penjelasan hadits: "Jangan kau katakan, 'Alaikassalām karena ucapan 'Alaik…

Jābir bin Sulaim -raḍiyallāhu 'anhu- berkata, "Aku melihat seseorang yang perkataannya menjadi rujukan manusia. Setiap kali berbicara kepada manusia, niscaya mereka mengerjakannya. Aku bertanya kepada orang-orang, "Siapakah dia?" Orang-orang menjawab, "Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-." Aku berkata, " 'Alaikassalām, wahai Rasulullah, 'Alaikassalām wahai Rasulullah " Beliau bersabda, "Jangan kau katakan, " 'Alaikassalām karena ucapan 'Alaikassalām adalah penghormatan untuk orang yang telah meninggal dunia." Ucapkanlah, "Assalāmu'alaika" Aku bertanya, "Apakah engkau Rasulullah?" Beliau menjawab, "Ya, aku adalah utusan Allah," yaitu aku adalah orang yang diutus Allah. Jika engkau ditimpa kefakiran dan musibah, lalu engkau berdoa kepada-Nya dengan merendahkan diri dan penuh harap, niscaya Dia menghilangkan malapetaka darimu. Jika engkau ditimpa kekeringan selama satu tahun di mana pada saat itu bumi tidak menumbuhkan tumbuhan, lalu engkau berdoa kepada-Nya, maka Dia akan mengadakan dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan untukmu. Jika engkau berada di gurun yang tidak ada air dan manusia serta untamu hilang, kemudian engkau berdoa kepada-Nya, niscaya Dia mengembalikan unta itu kepadamu." Aku berkata kepada beliau, "Berpesanlah dengan sesuatu yang bermanfaat bagiku." Beliau bersabda, "Janganlah engkau mencela siapa pun." Sejak itu aku tidak pernah lagi mencela baik kepada orang merdeka atau hamba sahaya atau unta atau domba." Lantas beliau bersabda, "Janganlah engkau tinggalkan kebaikan sedikit pun karena menganggapnya remeh, janganlah engkau entengkan ucapanmu kepada saudaramu sedang di wajahmu ada keceriaan untuknya karena hal itu adalah kebaikan. Angkatlah kain sarungmu dan pakaian lainnya sampai ke pertengahan betis. Jika engkau tidak melakukannya, maka angkatlah sampai ke kedua kaki. Tidak ada dosa antara dua mata kaki sampai ke pertengahan betis. Jauhilah memanjangkan kain sarung, karena itu termasuk kesombongan dan kecongkakan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai kesombongan. Jika ada seseorang menghinamu dan mempermalukanmu dengan sesuatu yang ia ketahui ada padamu berupa dosa-dosa dan perbuatan-perbuatan buruk, maka janganlah engkau membalasnya dengan sesuatu yang engkau ketahui ada padanya. Sesungguhnya akibat buruknya akan menimpanya pada hari kiamat. Terkadang sebagiannya disegerakan di dunia."

Kategori : Fikih Akhlak · Akhlak Terpuji · Keutamaan dan Adab

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 96%
Bulan baru dalam 13 hari
اللهم صل على محمد Ya Allah, limpahkan shalawat kepada Muhammad

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi