Hendaknya kalian jujur karena kejujuran itu menuntun kepada kebaikan dan sesungguhnya keba…
Islam > Hadis > Fikih akhlak > Hendaknya kalian jujur karena kejujuran itu menuntun kepada kebaikan dan sesungguhnya keba…
Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih
Sahih
Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit baca
Teks hadits: Hendaknya kalian jujur karena kejujuran itu menuntun ke…
Penjelasan hadits: Hendaknya kalian jujur karena kejujuran itu menuntun ke…
Nabi ﷺ memerintahkan agar jujur dan mengabarkan bahwa konsisten dengannya akan mengantarkan pada amal saleh yang terus menerus, sedangkan orang yang menjaga perbuatan baik maka perbuatan baik itu akan mengantarkan pelakunya ke surga. Kemudian ia akan terus melakukan kejujuran, ketika sendiri dan di tengah keramaian, hingga ia berhak mendapatkan status siddīq, yaitu orang yang sangat jujur. Kemudian beliau ﷺ memperingatkan tentang dusta dan perkataan batil karena akan menyebabkan adanya penyimpangan dari jalan yang lurus serta perbuatan keburukan, kerusakan, dan kemaksiatan, lalu menjerumuskan pelakunya ke neraka. Kemudian ia tetap akan terus-menerus berdusta hingga ditulis di sisi Allah dalam kelompok para pendusta.
Pelajaran: Hendaknya kalian jujur karena kejujuran itu menuntun ke…
- 1- Jujur adalah akhlak mulia yang dapat diperoleh melalui usaha dan ketekunan. Seseorang akan selalu berlaku jujur dan mengupayakannya hingga kejujuran itu menjadi karakter dan sifatnya, lalu ia ditulis di sisi Allah termasuk ke dalam kelompok orang-orang yang sangat jujur dan berbuat baik.
- 2- Dusta adalah perangai tercela yang diperoleh seseorang lantaran membiasakannya dalam waktu lama serta mengupayakannya dalam perkataan dan perbuatan, hingga hal itu menjadi perangai dan karakternya, kemudian ia ditulis di sisi Allah Ta'ala termasuk ke dalam kelompok para pendusta.
- 3- Kejujuran itu mencakup kejujuran ucapan, dan itu kebalikan dusta. Ada juga jujur dalam niat, yaitu keikhlasan dan kejujuran dalam tekad terhadap kebaikan yang ia niatkan. Ada jujur dalam perbuatan, yang kadar minimalnya adalah keselarasan tindakan antara ketika sendiri dan ketika di hadapan publik. Juga jujur dalam ibadah hati; seperti jujur dalam hal takut, harap dan lainnya. Orang memiliki semua sifat itu, maka ia adalah ṣiddīq (orang sangat jujur). Adapun kalau memiliki sebagiannya, maka ia adalah ṣādiq (orang jujur).
Kategori :
Fikih Akhlak
· Akhlak Terpuji
· Keutamaan dan Adab
بسم الله الرحمن الرحيم
Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
الحمد لله
Segala puji bagi Allah