Islam > Hadis > Akidah > Maukah kalian aku beritahukan tentang tiga orang? Yang pertama, ia berlindung kepada Allah…
Hadis sahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن أبي واقد الحارث بن عوف رضي الله عنه أنَّ رسول الله صلى الله عليه وسلم بينما هو جالس في المسجد، والناس معه، إذ أقبل ثلاثَةُ نَفَرٍ، فأقبل اثنان إلى رسول الله، صلى الله عليه وسلم وذهب واحد، فوقفا على رسول الله صلى الله عليه وسلم ، فأما أحدهما فرأى فُرْجَةً في الْحَلْقَةِ فجلس فيها، وأما الآخر فجلس خلفهم، وأما الثالث فأدْبَر ذاهبٍا، فلما فرغ رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: «ألا أُخْبِرُكُم عن النَّفَرِ الثلاثة: أما أحدهم فأَوَى إلى الله فآوَاهُ الله إليه، وأما الآخر فاسْتَحْيا فاسْتَحْيَا الله منه، وأما الآخر، فأعْرَضَ، فأعرضَ اللهُ عنه».
Dalam hadis ini (dijelaskan) bahwa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- sedang duduk di masjid dan orang-orang bersamanya. Tiba-tiba datang tiga orang laki-laki. Dua orang menghampiri Rasulullah - ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan yang satu pergi. Kedua orang itu berdiri di sisi halaqah (perkumpulan) Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, lalu salah satunya melihat tempat kosong di halaqah itu, maka ia pun duduk di tempat kosong tersebut. Halaqah adalah orang-orang yang duduk dalam bentuk lingkaran di hadapan Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Sedangkan yang satu lagi duduk di belakang mereka. Adapun orang yang ketiga pulang. Ketika Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- selesai dari pembicaraan yang disampaikannya, beliau bersabda kepada para sahabat, "Maukah kalian aku beritahukan mengenai tiga orang? Yang pertama, ia berlindung kepada Allah, maka Allah pun melindunginya. Yakni, dia duduk di tempat kosong untuk menyimak zikir kepada Allah lalu Allah pun memuliakannya dengan keutamaan majelis yang penuh berkah itu. Sedangkan yang kedua malu, maka Allah pun malu terhadapnya. Yakni, dia tidak mau berdesak-desakkan sehingga ia duduk di belakang halaqah tanpa terhalang dari keberkahan majelis. Sedangkan orang yang lainnya berpaling, maka Allah pun berpaling darinya. Yakni, dia pergi tanpa ada uzur sehingga terhalang dari keberkahan majelis.
Kategori : Adab-adab Syar'i · Adab Orang Berilmu dan Penuntut Ilmu · Akidah · Keutamaan dan Adab · Iman kepada Allah -'Azza wa Jalla- · Tauhid Al-Asmā` wa Aṣ-Ṣifāt