Tidak ada penyakit yang menular sendiri, tidak ada keyakinan sial dengan sebab burung, tid…

Islam > Hadis > Ar raqaiq dan nasihat > Tidak ada penyakit yang menular sendiri, tidak ada keyakinan sial dengan sebab burung, tid…

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih

Sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 2 menit baca

Teks hadits: Tidak ada penyakit yang menular sendiri, tidak ada keya…

Penjelasan hadits: Tidak ada penyakit yang menular sendiri, tidak ada keya…

Nabi ﷺ menerangkan sebagian perkara-perkara jahiliah sebagai peringatan dan penjelasan bahwa seluruh urusan ada di tangan Allah; tidak akan terjadi sesuatu melainkan dengan perintah dan ketetapan-Nya, yaitu:

Pertama: Orang-orang jahiliah meyakini bahwa penyakit menular sendiri. Maka Nabi ﷺ melarang meyakini penyakit dapat berpindah dari orang sakit kepada yang lain dengan sendirinya, karena hanya Allah yang mengatur alam semesta; yaitu Allah yang menurunkan penyakit dan mengangkatnya dan hal itu tidak terjadi kecuali dengan kehendak dan ketetapan-Nya.

Kedua: Orang-orang jahiliah ketika keluar untuk suatu perjalanan atau perdagangan, mereka melepas burung. Jika burung itu terbang ke arah kanan maka mereka optimis melanjutkannya, tetapi jika ia terbang ke arah kiri maka mereka pesimis dan tidak melanjutkannya. Maka Nabi ﷺ melarang membangun pesimisme dengan sebab burung, sekaligus menjelaskan bahwa hal itu adalah keyakinan batil.

Ketiga: Orang-orang jahiliah mengatakan, jika burung hantu hinggap di sebuah rumah, maka akan terjadi musibah pada penghuni rumah itu. Maka Nabi ﷺ melarang membangun pesimisme dengan hal itu.

Keempat: Nabi ﷺ melarang meyakini kesialan dengan sebab bulan Safar, yaitu bulan kedua di antara bulan-bulan qamariah. Konon, ṣafar adalah cacing dalam perut yang menimpa hewan ternak dan manusia; mereka meyakininya lebih menular dari penyakit kudis. Maka Nabi ﷺ mengingkari keyakinan itu.

Kelima: Nabi ﷺ memerintahkan agar menjauhi orang yang menderita penyakit kusta sebagaimana menjauhi singa. Hal ini sebagai tindakan antisipasi diri, menjaga keselamatan jiwa, dan bentuk ikhtiar yang diperintahkan oleh Allah. Jużām (kusta) adalah penyakit yang mengakibatkan anggota tubuh rontok.

Pelajaran: Tidak ada penyakit yang menular sendiri, tidak ada keya…

Kategori : Ar-Raqāiq dan Nasihat · Akidah · Amalan-amalan Hati · Keutamaan dan Adab · Nama dan Hukum · Perkara-perkara Jahiliah

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
سبحان الله وبحمده Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi