Salat seseorang dengan berjamaah akan dilipatgandakan (pahalanya) dari salatnya di rumah d…

Islam > Hadis > Akidah > Salat seseorang dengan berjamaah akan dilipatgandakan (pahalanya) dari salatnya di rumah d…

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 2 menit baca

Teks hadits: Salat seseorang dengan berjamaah akan dilipatgandakan (…

عن أبي هريرة رضي الله عنه مرفوعًا: «صلاة الرجل في جماعة تَضعُفُ على صلاته في بيته وفِي سُوقِه خمسا وعشرين ضِعفًا، وذلك: أَنَّه إِذَا تَوَضَّأ، فَأَحسَن الوُضُوء، ثمَّ خرج إلى المسجد لاَ يُخرِجُهُ إلاَّ الصلاة؛ لَم يَخْطُ خُطوَةً إِلاَّ رُفِعَت له بِها درجة، وَحُطَّ عَنهُ بها خطيئة، فإذا صلَّى لم تزل الملائكة تُصَلِّي عليه، ما دام في مُصَلاَّه: اللهُمَّ صَلِّ عليه، اللهم اغفِر له، اللهم ارْحَمه، ولا يزال في صلاة ما انتظر الصلاة».

Penjelasan hadits: Salat seseorang dengan berjamaah akan dilipatgandakan (…

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengabarkan bahwa salat seorang laki-laki dengan berjamaah lebih besar pahala dan balasannya dibandingkan salat di rumah dan di pasarnya, yakni (salat) sendirian sebagaimana yang diisyaratkan dengan membandingkannya dengan salat berjamaah. Sebab, biasanya melaksanakan salat di rumah dan di pasar itu sendirian. Kadar tambahannya adalah dua puluh lima kali lipat. Sabda beliau, "Yang demikian itu," jika yang diisyaratkan adalah keutamaan salat berjamaah dibanding salat sendirian, maka hal itu menuntut pengkhususan hal itu dengan berjamaah di masjid. Sabdanya, "sesungguhnya bila ia," yakni, keadaan atau orang itu jika berwudu dan memperbagus wudunya, yakni menyempurnakannya disertai melakukan hal-hal sunah dan adab (dalam berwudu). Setelah itu ia keluar menuju masjid, tanpa ada yang membuatnya keluar menuju masjid selain untuk salat -jika ia keluar menuju masjid karena hal lain atau disertai hal lainnya, maka hilang darinya keutamaan berikut ini-: tidaklah ia melangkahkan satu langkah pun melainkan dia diangkat satu derajat dan dihapus darinya sebuah kesalahannya. Yakni, dari berbagai dosa kecil yang berhubungan dengan hak Allah -Ta'ālā-. Jika ia melaksanakan salat, maka para malaikat terus-menerus mendoakan keberkahan untuknya, memohonkan rahmat dan ampunan untuknya selama ia masih berada di tempat salatnya. Yakni, duduk di tempat salat. Bisa juga ditafsirkan bahwa maksudnya selama ia terus-menerus di tempat salat meskipun sambil berbaring selama dia tidak berhadas. Doa malaikat, "Ya Allah, sejahterakanlah dia. Ya Allah, rahmatilah dia." Orang yang salat ini terus-menerus dalam keadaan salat selama ia menunggu salat. Yakni, masa menunggunya untuk salat.

Kategori : Fikih Ibadah · Salat · Akidah · Fikih dan Uṣūl Fikih · Keutamaan Salat Jamaah dan Hukum-hukumnya · Iman Kepada para Malaikat

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
الحمد لله Segala puji bagi Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi