Islam > Hadis > Akidah > Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- meminta wadah berisi air. Lantas dibawakanlah wadah ai…
Hadis sahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن أنس بن مالك رضي الله عنه قال: حَضَرَتِ الصلاةُ فقامَ مَنْ كان قريبَ الدارِ إلى أَهْلِهِ، وبَقِيَ قَوْمٌ، فأُتِيَ رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بِمِخْضَبٍ مِنْ حِجَارَةٍ، فَصَغُرَ المِخْضَبُ أَنْ يَبْسُطَ فيهِ كَفَّهُ، فتَوَضَّأَ القومُ كلهم. قالوا: كم كنتم؟ قال: ثمانينَ وزيادةً.
وفي رواية: أَنَّ النبيَّ صلى الله عليه وسلم دعا بإناءٍ من مَاءٍ، فأُتِيَ بقَدَحٍ رَحْرَاحٍ فيهِ شَيْءٌ من ماءٍ، فوضعَ أَصَابِعَهُ فيهِ، قال أنس: فَجَعَلْتُ أَنْظُرُ إلى الماءِ يَنْبُعُ مِنْ بَيْنِ أَصَابِعِهِ، فَحَزَرْتُ مَنْ تَوَضَّأَ ما بَيْنَ السبعينَ إلى الثمانينَ.
Anas -raḍiyallāhu 'anhu- berkata, "Waktu salat sudah tiba," yakni, ketika para sahabat sedang bersama Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- di Madinah, tiba-tiba masuklah waktu salat ashar.
"lantas orang yang rumahnya dekat dengan masjid berdiri" yakni, orang-orang yang rumahnya dekat dengan mesjid pergi dari tempat itu menuju rumahnya untuk berwudu.
"dan tersisa sekelompok orang." Yakni, yang tersisa adalah orang-orang yang rumahnya jauh dari Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-.
"Selanjutnya dibawalah satu wadah air dari batu kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-." Yakni, didatangkanlah kepada Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- sebuah wadah kecil dari batu yang berisi sedikit air.
Dalam satu riwayat disebutkan wadah itu digambarkan lebar.
"Ternyata wadah itu terlalu kecil bagi beliau untuk membentangkan telapak tangannya di dalamnya." Yakni, wadah kecil itu sempit bagi telapak tangan Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- ketika beliau hendak membentangkan telapak tangannya di tengah-tengah wadah itu.
Anas berkata, "Selanjutnya orang-orang itu seluruhnya berwudu. Orang-orang bertanya, "Berapa jumlah kalian saat itu?" Anas bin Malik menjawab, "Delapan puluh orang lebih." Yakni, di atas delapan puluh.
Kategori : Akidah · Iman Kepada Para Rasul · Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-