Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > Celakalah hamba dinar, hamba dirham, hamba khamīṣah, dan hamba khamīlah. Jika diberi maka …
Hadis sahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : "تَعِسَ عَبْدُ الدينار، تَعِسَ عَبْدُ الدرهم، تَعِسَ عَبْدُ الخَمِيصَة، تعس عَبْدُ الخَمِيلَة، إن أُعْطِيَ رَضِيَ، وإن لم يُعْطَ سَخِطَ، تَعِسَ وانْتَكَسَ، وإذا شِيكَ فلا انتَقَشَ، طُوبَى لعبد آخذ بعِنَانِ فرسه في سبيل الله، أشعث رأسه، مُغْبَرَّةً قدماه، إن كان في الحِرَاسَةِ كان في الحِرَاسَةِ، وإن كان في السَّاقَةِ كان في السَّاقَةِ، إن استأذن لم يُؤْذَنْ له، وإن شَفَعَ لم يُشَفَّعْ".
Di dalam hadis ini Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menerangkan bahwa sebagian orang ada yang menjadikan dunia sebagai cita-cita terbesarnya dan ujung dari ilmunya serta tujuannya yang pertama dan terakhir. Bila ada orang yang seperti ini keadaannya maka kesudahannya adalah kebinasaan dan kerugian. Ciri kelompok orang ini ialah sangat tamak terhadap dunia; bila dunia diberikan kepadanya maka dia rida, namun bila tidak diberikan maka dia murka.
Sebaliknya, sebagian orang ada yang menjadikan rida Allah dan negeri akhirat sebagai tujuannya, sehingga dia tidak mengangankan kedudukan dan tidak mengejar ketenaran, melainkan dia meniatkan amalannya dalam rangka ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Ciri kelompok orang ini ialah tidak memperhatikan penampilannya, rida di tempat mana pun dia ditempatkan, dipandang remeh oleh manusia, dan menjauhkan diri dari para pemegang kedudukan dan jabatan; sehingga ketika dia meminta izin kepada mereka maka dia tidak diizinkan, dan ketika dia memberi syafaat (rekomendasi) maka mereka tidak mengabulkan rekomendasinya, akan tetapi kesudahannya adalah surga, dan itu adalah sebaik-baik balasan.
Kategori : Ar-Raqāiq dan Nasihat · Celaan Cinta Dunia · Keutamaan dan Adab