Wahai anakku! Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabd…

Islam > Hadis > Dakwah dan hisbah > Wahai anakku! Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabd…

Hadits diriwayatkan oleh Diriwayatkan oleh Muslim

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 2 menit baca

Teks hadits: Wahai anakku! Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah -ṣa…

أنَّ عَائِذَ بن عَمْرو رضي الله عنه دَخَل على عُبَيد الله بن زياد، فقال: أي بُنَيَّ، إِنِّي سَمِعت رَسُول الله صلى الله عليه وسلم يقول: «إِنَّ شَرَّ الرِّعَاءِ الحُطَمَةُ» فَإِيَّاك أَن تَكُون مِنهُم، فقال له: اجْلِس فَإِنَّما أَنْت مِن نُخَالَةِ أَصحَاب محمَّد صلى الله عليه وسلم فقال: وهل كَانَت لَهُم نُخَالَة؟! إِنَّمَا كَانَت النُخَالَة بَعدَهُم وَفِي غَيرِهِم.

Penjelasan hadits: Wahai anakku! Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah -ṣa…

Āiż bin Amru -raḍiyallāhu 'anhu- masuk menemui 'Ubaidullah bin Ziyad, gubernur penduduk Irak setelah ayahnya. Ia berkata, "Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya seburuk-buruk penggembala adalah Al-ḥuṭamah." Al-Ḥuṭamah adalah orang yang kejam dalam mengurus unta, baik saat menggiring, memasukkan, mengeluarkan, membenturkan sebagian dengan sebagian yang lain, dan kasar terhadap unta. Beliau menjadikannya perumpamaan bagi penguasa yang jahat. Maksudnya adalah orang bengis yang menzalimi rakyat, tidak mengasihi dan tidak menyayangi mereka. Perkataannya, "Maka jangan sampai engkau menjadi salah satu dari mereka", adalah perkataan 'Āiż sebagai nasihat untuk Ibnu Ziyad.

Namun Ibnu Ziyad justru memberi jawaban, "Engkau hanya orang rendahan di antara mereka". Artinya, engkau bukan dari kalangan orang-orang terkemuka, ulama dan orang-orang yang memiliki kedudukan di antara para sahabat. Tapi engkau dari kelompok rendahan mereka. Kata "an-nukhālah" dalam hadis ini diambil dari kata nukhālah ad-daqīq, yakni kulit padi (dedak). Kata "an-nukhālah, al-ḥuqālah, dan "al-huṡālah" artinya sama, (yakni orang rendahan). Lantas sahabat yang mulia ini -raḍiyallāhu 'anhu- menjawab, "Adakah pada generasi sahabat orang-orang rendahan. Sesungguhnya orang rendahan ada di kalangan orang-orang setelah mereka atau di selain mereka." Ini termasuk ungkapan yang tegas, jelas, dan jujur, yang diyakini setiap Muslim. Para sahabat -raḍiyallāhu 'anhum- semuanya adalah manusia pilihan, pemimpin umat, dan lebih baik dari orang setelah mereka. Mereka semua terpercaya dan teladan, tak ada orang rendahan di antara mereka. Justru pencampuran (antara orang yang baik dan buruk) muncul dari orang setelah mereka atau di antara orang-orang setelah mereka.

Kategori : Politik Islam · Kewajiban-kewajiban Pemimpin · Dakwah dan Ḥisbah

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
سبحان الله Maha Suci Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi