Ketika seekor anjing berkeliling di sumur yang belum mati, ia hampir mati karena kehausan,…

Islam > Hadis > Akidah > Ketika seekor anjing berkeliling di sumur yang belum mati, ia hampir mati karena kehausan,…

Hadits diriwayatkan oleh Diriwayatkan oleh Bukhari - Muttafaq 'alaih

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 2 menit baca

Teks hadits: Ketika seekor anjing berkeliling di sumur yang belum ma…

عن أبي هريرة رضي الله عنه مرفوعاً: «بينما رجلٌ يمشي بطريقٍ اشتَدَّ عليه العَطَشُ، فوَجَدَ بِئْرًا فنزل فيها فَشَرِبَ، ثم خَرَجَ فإذا كَلْبٌ يَلْهَثُ يأكل الثَّرَى مِنَ العَطَشِ، فقال الرجلُ: لقد بَلَغَ هذا الكَلْبَ مِنَ العَطَشِ مِثْلَ الذِي كان قَدْ بَلَغَ مِنِّي، فنَزَلَ البِئْرَ، فَمَلَأَ خُفَّهُ ماءً ثم أَمْسَكَهُ بِفِيهِ حَتَّى رَقِيَ، فَسَقَى الكَلْبَ، فشَكَرَ اللهُ له، فَغَفَرَ لهُ» قالوا: يا رسول الله، إنَّ لَنَا في البَهَائِمِ أَجْرًا؟ فقال: «في كُلِّ كَبِدٍ رَطْبَةٍ أَجْرٌ».
وفي رواية: «فشَكَرَ اللهُ له، فغَفَرَ له، فَأَدْخَلَهُ الجَنَّةَ».
وفي رواية: «بَيْنَمَا كَلْبٌ يُطِيفُ بِرَكْيَةٍ قد كَادَ يَقْتُلُهُ العَطَشُ إذ رَأَتْهُ بَغِيٌّ مِنْ بَغَايَا بَنِي إِسْرَائِيلَ، فَنَزَعَتْ مُوقَهَا فَاسْتَقَتْ له بهِ فَسَقَتْهُ فَغُفِرَ لها بِهِ».

Penjelasan hadits: Ketika seekor anjing berkeliling di sumur yang belum ma…

Ketika seorang pria berjalan di jalanan sebagai seorang musafir, ia mengalami rasa haus. Ia pun turun ke dalam sumur, lalu minum darinya. Rasa hausnya pun hilang. Ketika ia keluar, ternyata ada seekor anjing sedang menjilat-jilat tanah yang basah dan lembab karena kehausan, demi untuk mengisap air yang ada di dalamnya, karena begitu hausnya. Pria itupun berkata, “Demi Allah, anjing ini telah merasakan haus yang juga telah kualami.” Ia pun kembali turun ke sumur, memenuhi sepatunya dengan air, lalu menahannya dengan mulutnya, lalu naik dengan kedua tangannya hingga tiba di bibir sumur. Ia pun memberi minum anjing itu. Maka ketika ia memberi minum anjing tersebut, Allah pun mensyukuri perbuatannya itu, lalu mengampuninya dan memasukkannya ke dalam surga karenanya.

Ketika Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menyampaikan hadis ini kepada para sahabat, mereka bertanya kepada Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, “Wahai Rasulullah, apakah kami juga mendapatkan pahala menolong hewan-hewan ini?” Maksudnya: (apakah) itu menjadi sebab kami mendapatkan pahala. Beliau menjawab, “Dalam setiap lambung yang basah itu ada pahala.” Maksudnya: (ada pahala) saat memberinya minum, karena lambung yang basah itu membutuhkan air, karena tanpa air, maka makhluk hidup akan mati.

Dalam riwayat lain disebutkan: "Bahwa seorang wanita pezina dari Bani Israil melihat seekor anjing yang mengelilingi sebuah sumur karena kehausan, namun ia tidak dapat sampai kepada airnya. Maka wanita itupun melepaskan sepatunya, lalu memenuhinya dengan air, kemudian memberi minum anjing itu. Maka Allah pun mengampuni dosanya karena amalan tersebut."

Kategori : Akidah · Dakwah Kepada Allah · Keutamaan dan Keindahan Islam · Hak-hak Hewan dalam Islam · Iman kepada Allah -'Azza wa Jalla- · Dakwah dan Ḥisbah · Tauhid Al-Asmā` wa Aṣ-Ṣifāt

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.6 / 29.5
Iluminasi 96%
Bulan baru dalam 13 hari
اللهم صل على محمد Ya Allah, limpahkan shalawat kepada Muhammad

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi