Islam > Hadis > Fikih doa dan zikir > Allāhumma innī a'ūżu bika minal-'ajzi wal-kasali, wal-jubni wal-bukhli, wal-harami, wa 'aż…
SahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 2 menit bacaDi antara doa Nabi ﷺ:
Allāhumma innī a'ūżu bika, artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu.
Minal-'ajzi, artinya: dari sifat lemah, yaitu ketidakmampuan melakukan upaya berguna.
Wal-kasali, artinya: dan sifat malas, yaitu tidak memiliki motivasi untuk berbuat karena orang lemah itu adalah yang tidak berdaya, sedangkan orang malas adalah yang tidak menginginkannya.
Wal-jubni, artinya: sifat pengecut, yaitu tidak berani melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan.
Wal-bukhli, artinya: sifat pelit, dengan menahan sesuatu yang wajib ditunaikan.
Wal-harami, artinya: usia tua renta yang mengakibatkan lemahnya fisik.
Wa 'ażābil-qabri, artinya: siksa kubur serta sebab-sebab yang menjadi pengantarnya. Allāhumma āti nafsī, artinya: Ya Allah, berilah jiwaku dan mudahkan baginya.
Taqwāhā, artinya: ketakwaannya, yaitu dengan melaksanakan ketaatan dan meninggalkan kemaksiatan.
Wa zakkihā, artinya: sucikanlah ia dari keburukan dan akhlak-akhlak rendah.
Anta khairu man zakkāhā, artinya: Engkau sebaik-baik yang menyucikannya, tidak ada siapa pun yang dapat menyucikannya selain Engkau.
Anta waliyyuhā, artinya: Engkau penolongnya dan yang mengurusnya.
Wa maulāhā, artinya: dan pelindungnya, yaitu yang mengurus urusannya, sebagai tuhan dan pemiliknya, dan yang menganugerahinya karunia. Allāhumma innī a'ūżu bika min 'ilmin lā yanfa'; artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, seperti ilmu nujum, perdukunan, dan sihir, serta ilmu yang tidak berguna di akhirat atau ilmu yang tidak dapat diaplikasikan.
Wa min qalbin lā yakhsya', artinya: dari hati yang tidak khusyuk, yaitu hati yang tidak khusyuk dan tunduk kepada-Mu, serta hati yang tidak menemukan ketenangan dan ketenteraman dengan berzikir kepada-Mu.
Wa min nafsin lā tasyba', artinya: dari jiwa yang tidak bisa puas, yaitu tidak merasa cukup dengan rezeki halal lagi baik yang Allah berikan.
Wa min da'watin, artinya: dan dari doa, yaitu doa yang tertolak.
Lā yustajābu lahā, artinya: yang tidak dikabulkan.
Kategori : Fikih Doa dan Zikir · Doa-doa Ma`ṡūr · Keutamaan dan Adab