Mintalah perlindungan kepada Allah dari beratnya cobaan, kesengsaraan yang menghimpit, tak…

Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > Mintalah perlindungan kepada Allah dari beratnya cobaan, kesengsaraan yang menghimpit, tak…

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 2 menit baca

Teks hadits: Mintalah perlindungan kepada Allah dari beratnya cobaan…

عن أبي هريرة رضي الله عنه مرفوعاً: «تعوذوا بالله من جَهْدِ البلاء، وَدَرَكِ الشقاء، وسوء القضاء، وشماتة الأعداء». وفي رواية قال سفيان: أشك أني زدت واحدة منها.

Penjelasan hadits: Mintalah perlindungan kepada Allah dari beratnya cobaan…

Hadis ini termasuk Al-Jawāmi' karena Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- meminta perlindungan dari empat hal. Jika seorang hamba selamat darinya, maka dunia dan akhiratnya selamat. Inilah kemenangan yang jelas dan keberuntungan yang besar.

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- meminta perlindungan dari empat hal, yaitu: "dari beratnya cobaan," yakni, dahsyat dan beratnya cobaan - dan kita berlindung kepada Allah darinya - karena jika bencana itu berat, maka manusia tidak akan aman dari keluhan dan kecemasan terhadap takdir Allah -Ta'ālā-. Dengan demikian, hamba tersebut akan rugi dunia dan akhirat.

"kesengsaraan yang bertubi-tubi," yakni, ditimpa kesengsaraan. Ini bersifat umum termasuk di dalamnya yang utama yaitu kesengsaraan akhirat. Sebab, kesengsaraan akhirat ini adalah kesengsaraan yang tidak berujung dengan kesenangan, berbeda dengan kesengsaraan dunia. Hari-hari itu berputar; kadang ada hari-hari yang menyenangkan dan terkadang pula ada hari yang menyengsarakan.

"takdir yang jelek," yakni, takdir yang telah ditetapkan kepada seorang hamba yang membuatnya tidak senang. Ini bersifat umum dalam segala urusan dunia berupa harta, anak, kesehatan dan istri dan urusan-urusan akhirat serta hari yang dijanjikan. Yang dimaksud dengan takdir adalah ketetapan. Sebab, takdir Allah dan hikmah-Nya seluruhnya adalah kebaikan. Hal ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, "dan keburukan tidak dilimpahkan kepadamu."

"dan kegembiraan musuh atas kekalahan." Inilah yang membuat manusia terpukul, yaitu ketika dirinya menemukan musuhnya gembira dengan musibah yang menimpanya. Musuh sebenarnya orang muslim adalah orang-orang kafir yang senang dan gembira dengan adanya pertikaian antar kaum muslimin, peperangan diantara mereka dan kehinaannya. Cakupan musuh agama dalam hadis ini merupakan artian yang asli dan yang kedua adalah termasuk di dalamnya musuh dunia. Hanya saja, semangat da'i itu hendaknya tinggi sehingga ia lebih dahulu menghadapi musuh-musuh agama lalu rival-rivalnya dari kalangan kaum muslimin. Kita memohon kepada Allah agar mendamaikan perselisihan di antara kaum muslimin.

Kategori : Fikih Doa dan Zikir · Doa-doa Ma`ṡūr · Keutamaan dan Adab

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.6 / 29.5
Iluminasi 96%
Bulan baru dalam 13 hari
سبحان الله Maha Suci Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi