Siapa yang mengurus urusan anak-anak perempuan, lalu ia berbuat baik kepada mereka, maka a…
Islam > Hadis > Fikih ibadah > Siapa yang mengurus urusan anak-anak perempuan, lalu ia berbuat baik kepada mereka, maka a…
Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih
Sahih
Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit baca
Teks hadits: Siapa yang mengurus urusan anak-anak perempuan, lalu ia…
Penjelasan hadits: Siapa yang mengurus urusan anak-anak perempuan, lalu ia…
Ummul Mukminin Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- mengabarkan bahwa seorang perempuan datang menemuinya bersama kedua putrinya untuk meminta sesuatu yang bisa dimakan. Tetapi Aisyah tidak menemukan makanan selain satu butir kurma. Aisyah pun memberikannya kepadanya. Lalu perempuan itu membagi kurma tersebut di antara kedua putrinya, sedangkan ia tidak ikut makan sedikit pun. Perempuan itu pun bangun lalu pergi keluar. Kemudian Nabi ﷺ masuk, dan Aisyah menceritakan peristiwa itu kepadanya. Lalu beliau bersabda, "Siapa saja yang mengurus urusan anak perempuan, lalu ia berbuat baik kepada mereka, mendidik mereka, memberi mereka makan, minum, dan pakaian, serta bersabar untuk itu, anak-anak perempuan itu akan menjadi pelindung dan perisainya dari api neraka."
Pelajaran: Siapa yang mengurus urusan anak-anak perempuan, lalu ia…
- 1- Mengurus anak perempuan termasuk amal kebajikan paling utama yang dapat menjauhkan dari api neraka.
- 2- Anjuran bersedekah sesuai kemampuan, meskipun sedikit.
- 3- Besarnya kasih sayang kedua orang tua kepada anak-anaknya.
- 4- Menjelaskan keadaan rumah tangga Rasulullah ﷺ, dan rezeki beliau itu apa adanya.
- 5- Menjelaskan keutamaan sikap mengutamakan orang lain dan hal itu merupakan sifat utama orang beriman. Dalam hal ini, Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- mendahulukan perempuan tersebut dan kedua putrinya atas dirinya sendiri. Hal itu menunjukkan kedermawanan dan kemuliaannya, padahal ia sangat membutuhkan.
- 6- Karunia berupa anak perempuan disebut ujian karena menanggung mereka mendatangkan kesulitan dan lelah, atau karena sebagian orang tidak menyukainya, atau karena umumnya mereka tidak memiliki sumber penghasilan dan penghidupan.
- 7- Islam datang untuk mencabut kebiasaan-kebiasaan buruk jahiliah, di antaranya Islam mewasiatkan untuk memperhatikan anak perempuan.
- 8- Pahala ini akan diperoleh meskipun yang ada hanya satu anak perempuan, sebagaimana tertera dalam sebagian riwayat.
Kategori :
Fikih Ibadah
· Zakat
· Fikih Akhlak
· Akhlak Terpuji
· Fikih dan Uṣūl Fikih
· Keutamaan dan Adab
· Sedekah Sunah
بسم الله الرحمن الرحيم
Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
أستغفر الله
Aku memohon ampun kepada Allah