Tinggalkan perbuatan itu, karena sangat keji

Islam > Hadis > Fikih akhlak > Tinggalkan perbuatan itu, karena sangat keji

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih

Sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 2 menit baca

Teks hadits: Tinggalkan perbuatan itu, karena sangat keji

Penjelasan hadits: Tinggalkan perbuatan itu, karena sangat keji

Nabi ﷺ pernah safar dalam suatu peperangn bersama para sahabatnya dari kaum Muhajirin dan Ansar -raḍiyallāhu 'anhum-. Tiba-tiba seorang laki-laki dari kaum Muhajirin memukul bokong seseorang dari kaum Ansar dengan tangannya. Laki-laki Ansar itu kemudian menyeru, "Tolonglah aku, wahai kaum Ansar." Laki-laki Muhajirin itu juga menyeru, "Tolonglah aku, wahai kaum Muhajirin." Rasulullah ﷺ mendengar hal itu, dan berkata, "Ada apa ini?" Mereka menjawab, "Seseorang dari kaum Muhajirin memukul bokong salah satu kaum Ansar dengan tangannya. Lalu laki-laki dari kaum Ansar itu menyeru, 'Tolonglah aku, wahai kaum Ansar.' Sebaliknya, laki-laki dari kaum Muhajirin pun menyeru, 'Tolonglah aku, wahai kaum Muhajirin.'" Lantas Nabi ﷺ mengatakan, "Tinggalkan kebiasaan jahiliah ini, karena sangat buruk, busuk, dan mengganggu." Yaitu, ketika seseorang kalah oleh lawannya, maka ia memanggil kaumnya lalu mereka bergegas untuk menolongnya, entah dalam keadaan zalim atau terzalimi, sebagai bentuk kebodohan dan sikap fanatik mereka. Jabir berkata, "Jumlah kaum Ansar di awal kedatangan hijrah Nabi ﷺ ke Madinah lebih banyak, kemudian setelah itu kaum Muhajirin semakin banyak jumlahnya." Lalu pemimpin kaum munafik, yaitu Abdullah bin Ubay bin Salul, mengatakan, "Apakah urusannya sudah sampai batas ini?! Demi Allah, jika kita telah kembali ke Madinah, orang-orang yang terhormat -maksudnya dirinya sendiri dan yang bersamanya- akan mengusir orang-orang yang hina -yakni Nabi ﷺ dan yang bersama beliau- dari Madinah." Lalu Umar bin Al-Khaṭṭāb -raḍiyallāhu 'anhu- berkata, "Biarkan aku memenggal kepala orang munafik ini, wahai Rasulullah." Nabi ﷺ bersabda, "Biarkan dia. Jangan sampai nanti orang-orang mengatakan bahwa Muhammad telah membunuh para pengikutnya," walau hanya secara zahir.

Pelajaran: Tinggalkan perbuatan itu, karena sangat keji

Kategori : Fikih Akhlak · Akhlak Tercela · Keutamaan dan Adab

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
الحمد لله Segala puji bagi Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi