Umar bin Al-Khaṭṭāb bermusyawarah dengan para sahabat tentang orang yang menggugurkan jani…

Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Umar bin Al-Khaṭṭāb bermusyawarah dengan para sahabat tentang orang yang menggugurkan jani…

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 1 menit baca

Teks hadits: Umar bin Al-Khaṭṭāb bermusyawarah dengan para sahabat t…

عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رضي الله عنه أَنَّهُ اسْتَشَارَ النَّاسَ فِي إمْلاصِ الْمَرْأَةِ، فَقَالَ الْمُغِيرَةُ بْنُ شُعْبَةَ: «شَهِدْت النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَضَى فِيهِ بِغُرَّةٍ- عَبْدٍ أَوْ أَمَةٍ- فَقَالَ: ائتني بِمَنْ يَشْهَدُ مَعَك، فَشَهِدَ مَعَهُ مُحَمَّدُ بْنُ مَسْلَمَةَ».

Penjelasan hadits: Umar bin Al-Khaṭṭāb bermusyawarah dengan para sahabat t…

Seorang wanita melahirkan anaknya dalam keadaan mati sebelum waktu kelahiran disebabkan tindakan jahat terhadapnya. Khalifah yang adil, Umar bin Al-Khaṭṭāb -raḍiyallāhu 'anhu- sudah terbiasa bermusyawarah dengan para sahabatnya dan para ulama sahabat dalam berbagai perkara dan problematikanya. Ketika wanita tersebut menggugugurkan janin yang belum sempurna dalam keadaan mati, hal ini membuat khalifah menemukan kesulitan dalam menetapkan diyat janin. Beliau pun bermusyawarah dengan para sahabat -radhiyallahu 'anhum- mengenai hal ini. Al-Mugīrah bin Syu'bah memberitahunya bahwa dirinya pernah menyaksikan Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menetapkan diat janin adalah dengan memerdekakan budak -laki-laki atau perempuan-. Maka Umar ingin memastikan keputusan ini yang nantinya akan menjadi landasan hukum yang umum sampai hari kiamat. Lantas beliau menegaskan kepada Al-Mugīrah agar mendatangkan orang yang bersaksi atas kebenaran ucapannya dan keabsahan nukilannya. Maka Muhammad bin Maslamah Al-Anṣāri -raḍiyallāhu 'anhu- bersaksi atas kebenaran ucapannya.

Kategori : Jinayat · Diat · Fikih dan Uṣūl Fikih

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 96%
Bulan baru dalam 13 hari
حسبنا الله ونعم الوكيل Cukuplah Allah bagi kami, sebaik-baik pelindung

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi