Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Kami pernah dikagetkan oleh seekor kelinci (dari lubangnya) di Marr aẓ-Ẓahrān lalu orang-o…
Hadis sahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن أنس رضي الله عنه قال: «أَنْفَجْنَا أَرْنَباً بِمَرِّ الظَّهْرَانِ، فَسَعَى الْقَوْمُ فَلَغَبُوا، وَأَدْرَكْتُهَا فَأَخَذْتُهَا، فَأَتَيْتُ بِهَا أَبَا طَلْحَةَ، فَذَبَحَهَا وَبَعَثَ إلَى رَسُولِ الله صلى الله عليه وسلم بِوَرِكِهَا وَفَخِذَيْهَا فَقَبِلَهُ».
Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan para sahabatnya sedang dalam perjalanan. Barangkali beliau singgah di satu tempat yang berada di Marr aẓ-Ẓahrān (nama lembah di sebelah utara Makkah, red). Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- singgah di lokasi ini pada tahun pembebasan kota Makkah. Lantas mereka dikejutkan oleh seekor kelinci. Lantas orang-orang mengejarnya untuk menangkapnya hingga mereka kelelahan. Aku dapat menangkap kelinci tersebut. Saat itu Anas bin Malik masih muda belia-, lalu dia berhasil menangkap kelinci itu dan membawanya kepada suami ibunya (bapak tirinya), yaitu Abu Ṭalḥah -raḍiyallāhu 'anhu-. Abu Ṭalḥah pun menyembelih kelinci itu dan menghadiahkan bagian dua pahanya dan pinggulnya kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Beliau menerima hadiah itu, dan mungkin saja beliau telah memakan sebagiannya.
Kategori : Makanan dan Minuman · Hewan dan Burung yang Halal dan yang Haram · Berburu · Fikih dan Uṣūl Fikih