Ketika perang Uhud akan dimulai, ayahku memanggilku di malam hari seraya berkata, "Aku tid…

Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Ketika perang Uhud akan dimulai, ayahku memanggilku di malam hari seraya berkata, "Aku tid…

Hadits diriwayatkan oleh Diriwayatkan oleh Bukhari

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 1 menit baca

Teks hadits: Ketika perang Uhud akan dimulai, ayahku memanggilku di…

عن جابر بن عبد الله رضي الله عنهما ، قال: لما حضرتْ أُحُدٌ دعاني أبي من الليل، فقال: ما أراني إلا مقتولا في أول من يُقتل من أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم ، وإني لا أترك بعدي أعزَّ عليَّ منك غيرَ نَفْسِ رسول الله صلى الله عليه وسلم ، وإن عليَّ دَيْنًا فاقْضِ، واسْتَوْصِ بأَخَوَاتِكَ خيرًا، فأصبحنا، فكان أولَ قَتيل، ودَفَنْتُ معه آخرَ في قبره، ثم لم تَطِبْ نفسي أن أتركه مع آخر؛ فاستخرجتُه بعد ستة أشهر، فإذا هو كيوم وضعتُه غيرَ أُذنِهِ، فجعلته في قبر على حِدَةٍ.

Penjelasan hadits: Ketika perang Uhud akan dimulai, ayahku memanggilku di…

Di suatu malam Abdullah bin Ḥirām membangunkan anaknya, Jābir. Lalu Abdullah berkata kepada sang putra, "Aku yakin diriku bakal menjadi orang pertama yang gugur di antara sahabat Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-." Firasat ini sebelum perang Uhud berkecamuk. Kemudian Abdullah berwasiat kepadanya, 'Sungguh aku tidak meninggalkan seseorang yang paling berharga bagiku selain dirimu setelah Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-." Lalu dia berwasiat untuk melunasi hutangnya dan juga berwasiat untuk senantiasa berbuat baik kepada saudari-saudarinya. Ketika perang Uhud berkecamuk, maka dengan gagah berani dia berperang dan gugur bersama sahabat lainnya. Sahabat yang syahid pada peperangan itu berjumlah tujuh puluh dan sangat berat sekali untuk menggali kubur satu persatu. Maka sahabat pun mengubur dua atau tiga syahid dalam satu kubur. Sehingga Abdullah bin Ḥirām dikuburkan bersama korban syahid lainnya. Tetapi hati Jābir -raḍiyallāhu 'anhu- tidak tenang dengan kondisi seperti itu, sehingga ia memisahkan ayahnya dari sahabat yang dikubur bersamanya. Maka setelah enam bulan, Jābir menggali kembali kubur ayahnya dan ternyata jasad ayahnya masih utuh selain telinganya yang berubah sedikit. Lalu Jābir menguburkan ayahnya di tempat tersendiri.

Kategori : Fikih Ibadah · Jihad · Fikih dan Uṣūl Fikih

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
لا حول ولا قوة إلا بالله Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi