Orang yang menyambung silaturahmi bukanlah yang membalas orang yang menyambungnya. Tetapi,…
Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Orang yang menyambung silaturahmi bukanlah yang membalas orang yang menyambungnya. Tetapi,…
Hadits diriwayatkan oleh HR. Bukhari
Sahih
Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit baca
Teks hadits: Orang yang menyambung silaturahmi bukanlah yang membala…
عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «لَيْسَ الْوَاصِلُ بِالْمُكَافِئِ، وَلَكِنِ الْوَاصِلُ الَّذِي إِذَا قُطِعَتْ رَحِمُهُ وَصَلَهَا».
Penjelasan hadits: Orang yang menyambung silaturahmi bukanlah yang membala…
Nabi ﷺ mengabarkan bahwa orang yang sempurna dalam bersilaturahmi dan berbuat baik kepada kerabat bukanlah orang yang membalas perbuatan baik dengan kebaikan. Penyambung silaturahmi sejati ialah orang yang menyambung kerabat yang memutusnya, bahkan sekalipun mereka berbuat buruk kepadanya, maka ia membalasnya dengan berbuat baik kepada mereka.
Pelajaran: Orang yang menyambung silaturahmi bukanlah yang membala…
- 1- Silaturahmi yang diakui secara agama ialah Anda menyambung hubungan kerabat yang memutus Anda, memaafkan orang yang menzalimi Anda, dan memberi kepada orang yang tidak memberi Anda, bukan menjalin hubungan karena ingin diperlakukan sama.
- 2- Silaturahmi dilakukan dengan menghaturkan kebaikan apa pun yang memungkinkan berupa harta, doa, amar makruf nahi mungkar, dan yang semisalnya, serta menyingkirkan semaksimal mungkin keburukan dari mereka.
Kategori :
Fikih Keluarga
· Masyrakat Muslim
· Fikih dan Uṣūl Fikih
بسم الله الرحمن الرحيم
Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
لا حول ولا قوة إلا بالله
Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah