Islam > Hadis > Akidah > Bagaimana pendapatmu jika aku hanya mengerjakan salat-salat yang wajib, berpuasa Ramadan, …
SahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا: أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: أَرَأَيْتَ إِذَا صَلَّيْتُ المَكْتُوبَاتِ، وَصُمْتُ رَمَضَانَ، وَأَحْلَلْتُ الحَلَالَ، وَحَرَّمْتُ الحَرَامَ، وَلَمْ أَزِدْ عَلَى ذَلِكَ شَيْئًا، أَأَدْخُلُ الجَنَّةَ؟ قَالَ: «نَعَمْ».
Nabi ﷺ menerangkan bahwa orang yang melaksanakan salat wajib lima waktu dan tidak menambah salat sunah sedikit pun, berpuasa Ramadan dan tidak melakukan puasa sunah, meyakini kehalalan yang halal dan mengerjakannya, serta meyakini keharaman yang haram dan menghindarinya, bahwa dia akan masuk surga.
Kategori : Fikih Ibadah · Salat · Puasa · Akidah · Fikih dan Uṣūl Fikih · Nama dan Hukum · Islam