Apabila air telah mencapai dua kulah (tempayan besar), maka ia tidak mengandung najis
Islam > Hadis > Fikih ibadah > Apabila air telah mencapai dua kulah (tempayan besar), maka ia tidak mengandung najis
Hadits diriwayatkan oleh HR. Abu Daud, Tirmizi, Nasai, Ibnu Majah, dan Ahmad
Sahih
Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit baca
Teks hadits: Apabila air telah mencapai dua kulah (tempayan besar),…
Penjelasan hadits: Apabila air telah mencapai dua kulah (tempayan besar),…
Nabi ﷺ pernah ditanya tentang hukum kesucian air yang didatangi hewan dan binatang buas untuk minum dan semisalnya, maka beliau ﷺ bersabda: Bila takaran air mencapai dua tempayan besar, yaitu setara 210 liter, maka itu adalah air yang banyak dan tidak berubah menjadi najis, kecuali jika salah satu dari tiga sifatnya berubah oleh najis; warna, rasa, atau aromanya
Pelajaran: Apabila air telah mencapai dua kulah (tempayan besar),…
- 1- Air akan menjadi najis jika salah satu dari ketiga sifatnya berubah oleh najis; warna, rasa, atau aromanya. Hadis ini disebutkan menurut hukum kebanyakan, bukan untuk menentukan secara pasti.
- 2- Ulama telah berijmak bahwa air jika sifatnya diubah oleh najis maka ia menjadi najis secara umum, baik sedikit ataupun banyak.
Kategori :
Fikih Ibadah
· Ṭahārah
· Fikih dan Uṣūl Fikih
· Hukum Air
بسم الله الرحمن الرحيم
Rab 16 Jumadil Awal
الأربعاء 16 جمادى الأولى
سبحان الله وبحمده
Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya