Ya Allah! Perbaikilah agamaku yang merupakan benteng urusanku

Islam > Hadis > Fikih doa dan zikir > Ya Allah! Perbaikilah agamaku yang merupakan benteng urusanku

Hadits diriwayatkan oleh HR. Muslim

Sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 2 menit baca

Teks hadits: Ya Allah! Perbaikilah agamaku yang merupakan benteng ur…

Penjelasan hadits: Ya Allah! Perbaikilah agamaku yang merupakan benteng ur…

Nabi ﷺ berdoa dengan doa yang mengumpulkan pokok-pokok akhlak mulia yang menjadi tujuan beliau diutus untuk menyempurnakannya, yaitu kebaikan agama, dunia, dan akhirat. Melalui kalimat yang ringkas ini, beliau mengumpulkan kebaikan tiga pokok ini. Beliau memulai dengan kebaikan agama yang menjadi kunci kebaikan kehidupan dunia dan akhirat. Beliau berdoa:

Allāhumma aṣliḥ lī dīnī (Ya Allah, perbaikilah agamaku) dengan membimbingku untuk mengamalkan adab-adabnya dengan cara yang paling sempurna.

Al-lażī huwa 'iṣmatu amrī (yang merupakan benteng seluruh urusanku) dan yang memeliharanya. Apabila agamaku rusak, seluruh urusanku rusak dan aku pun rugi. Karena kebaikan agama yang dikejar tidak akan terwujud kecuali dengan kebaikan dunia, maka beliau berdoa:

Wa aṣliḥ lī dunyāya (dan perbaikilah duniaku) dengan memberiku kesehatan badan, keamanan, rezeki, istri yang salehah, keturunan yang baik, dan semua yang aku butuhkan berupa harta halal dan membantuku untuk taat kepada-Mu. Kemudian beliau menyebutkan alasan meminta agar Dia memperbaikinya, yaitu beliau mengatakan:

Al-Latī fīhā ma'āsyī (yang menjadi tempat hidupku); sekaligus negeri dan masa hidupku.

Wa aṣliḥ lī ākhiratī al-latī fihā ma'ādī (Perbaikilah akhiratku yang menjadi tempat kembaliku); aku akan kembali untuk bertemu dengan-Mu, yaitu dengan membawa amal yang baik, bimbingan Allah kepada hamba untuk beribadah dan ikhlas, dan husnulkhatimah.

Beliau ﷺ mengurutkan akhirat setelah dunia karena yang pertama adalah sarana untuk memperbaiki yang kedua. Siapa yang dunianya lurus sesuai keinginan Allah, akhiratnya juga akan lurus dan akan bahagia di sana.

Wa-j'alil-ḥayāta (jadikanlah kelangsungan hidup), yaitu panjang umur, ziyādatan lī fī kulli khair (sebagai penambah segala kebaikan bagiku), yaitu tempatku menambah banyak amal saleh.

Wa-j'alil-mauta (dan jadikanlah kematian) dan penyegeraannya, rāḥatan lī min kulli syarr (sebagai pemutus segala keburukan bagiku), termasuk fitnah, ujian, musibah, kemaksiatan, kelalaian; sebagai pemutus dan penyudah kesulitan dunia dan kesusahannya serta mendapatkan ketenangan.

Pelajaran: Ya Allah! Perbaikilah agamaku yang merupakan benteng ur…

Kategori : Fikih Doa dan Zikir · Doa-doa Ma`ṡūr · Keutamaan dan Adab

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
حسبنا الله ونعم الوكيل Cukuplah Allah bagi kami, sebaik-baik pelindung

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi