Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- puasa pada hari 'Asyura.
Hadis sahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن ابن عباس رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم صام يوم عاشوراء وأمر بصيامه.
Para ulama sepakat bahwa puasa hari 'Asyura adalah sunah bukan wajib. Mereka berbeda pandangan mengenai hukumnya di awal Islam saat puasa 'Asyura disyariatkan sebelum puasa Ramadan. Apakah melaksanakan puasanya wajib atau sunah? Berdasarkan penilaian terhadap kesahihan pendapat yang memandang bahwa puasa 'Asyura itu wajib, maka kewajibannya sudah dihapus oleh beberapa hadis sahih, diantaranya: Dari Aisyah -raḍiyallāhu 'anha- bahwa orang-orang Quraisy sudah biasa melaksanakan puasa hari 'Asyura di masa jahiliyah. Selanjutnya Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memerintahkan untuk melaksanakan puasanya sampai diwajibkan puasa Ramadan. Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Barangsiapa mau puasa, silahkan berpuasa, dan barangsiapa tidak, silahkan berbuka." HR. Al-Bukhari (3/24) nomor (1893), Muslim (2/792) nomor (1125).
Kategori : Fikih Ibadah · Puasa · Fikih dan Uṣūl Fikih · Puasa sunah