Sesungguhnya salah seorang dari kalian apabila berdiri dalam salatnya, maka sesungguhnya i…

Islam > Hadis > Akidah > Sesungguhnya salah seorang dari kalian apabila berdiri dalam salatnya, maka sesungguhnya i…

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 2 menit baca

Teks hadits: Sesungguhnya salah seorang dari kalian apabila berdiri…

عن أنس بن مالك رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم رأى نُخْامَة في القِبْلَة، فَشَقَّ ذلك عليه حتى رُئِي في وجْهِه، فقام فَحَكَّه بِيَده، فقال: «إن أحدكم إذا قام في صلاته فإنه يُنَاجِي رَبَّه، أو إن رَبَّه بينه وبين القِبْلَة، فلا يَبْزُقَنَّ أحدُكم قِبَل قِبْلتِه، ولكن عن يَسَاره أو تحت قَدَمَيه» ثم أخذ طَرف رِدَائِه، فَبَصَقَ فيه ثم ردَّ بَعْضَهُ على بعض، فقال: «أو يفعل هكذا».

Penjelasan hadits: Sesungguhnya salah seorang dari kalian apabila berdiri…

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah melihat dahak kering di dinding masjid arah kiblat. Hal ini sangat mengganggu beliau hingga terlihat di wajah beliau. Maka beliau membersihkan sendiri dahak kering itu dengan tangan mulia beliau sebagai pelajaran bagi umatnya, bentuk tawaduk kepada Allah, dan rasa cinta kepada rumah Allah. Lalu beliau menjelaskan bahwa seseorang yang salat itu sedang bermunajat kepada Allah dengan zikir, doa, dan bacaan ayat-ayat Alquran. Maka dalam kondisi sakral seperti ini seyogyanya berlaku khusyuk dalam salatnya, menghadirkan keagungan Allah, menghadap dengan segenap hatinya, menjauhi sikap kurang beradab kepada Allah, serta tidak meludah ke arah kiblat. Kemudian beliau -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menunjukkan cara terbaik yang dilakukan saat dalam kondisi seperti ini; yaitu meludah ke sebelah kirinya, ke bawah kakinya, meludah di (ujung) pakaiannya atau lainnya, lalu menggosoknya dengan bagian kain yang lain untuk menghilangkannya. Orang yang salat hendaknya menghadirkan keagungan Allah dan menghadap-Nya dengan sepenuh hatinya. Meskipun Allah berada di langit di atas Arasy, namun sesungguhnya Dia di depannya, karena Dia meliputi segala sesuatu yang ada dan "Tiada sesuatu pun yang menyamai-Nya. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (Asy-Syūra: 11). Keyakinan ini tidak berarti bahwa Allah bercampur dengan fisik orang yang salat atau berada di tempat orang yang salat. Mahasuci Allah dari itu semua. Allah sangat dekat dengan orang yang salat dan sangat dekat dengan orang yang berdoa dengan kedekatan yang patut bagi keagungan-Nya, tidak sama dengan kedekatan makhluk dengan makhluk, tetapi dekatnya sang Khalik dengan makhluk-Nya. Contoh sederhanya terkait makhluk-Nya - dan bagi Allah contoh terbaik- adalah matahari. Matahari selalu di atasmu, namun ia bisa berada di depanmu saat terbit dan terbenam.

Kategori : Fikih Ibadah · Salat · Akidah · Fikih dan Uṣūl Fikih · Kesalahan-kesalahan Orang yang Salat · Iman kepada Allah -'Azza wa Jalla- · Tauhid Al-Asmā` wa Aṣ-Ṣifāt

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
لا حول ولا قوة إلا بالله Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi