Aku tidak pernah melihat Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menyentuh bagian dari Baitull…

Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Aku tidak pernah melihat Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menyentuh bagian dari Baitull…

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 1 menit baca

Teks hadits: Aku tidak pernah melihat Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sa…

عن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما قال: «لَمْ أَرَ النبِيَّ -صلَّى الله عليه وسلَّم يَستَلمُ- منَ البيتِ إِلا الرُّكنَينِ اليَمَانِيَينِ».

Penjelasan hadits: Aku tidak pernah melihat Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sa…

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak pernah menyentuh keempat pilar (Ka'bah) selain rukun Aswad (Hajar Aswad) dan rukun Yamani. Baitullah memiliki empat pilar. Pilar (rukun) timur memiliki dua keutamaan: 1- Pilar tersebut di atas pondasi-pondasi (yang dibangun oleh) Ibrahim. 2- Hajar Aswad berada di pilar itu. Sedangkan rukun Yamani hanya memiliki satu keutamaan, yaitu dibangun di atas pondasi-pondasi Ibrahim. Sedangkan rukun Syam dan Irak tidak memiliki keutamaan itu, karena pembangunannya lebih ke dalam dari pondasi Ibrahim di mana beliau pernah mengeluarkan hajar Aswad dari Ka'bah ke arah dua pilar itu. Karena itulah disyariatkan untuk menyentuh Hajar Aswad dan menciumnya, dan disyariatkan untuk menyentuh rukun Yamani tanpa menciumnya. Hanya saja hal itu tidak disyariatkan terhadap dua rukun (pilar) lainnya; menyentuh ataupun mencium. Syariat itu dibangun di atas sikap mengikuti bukan di atas penciptaan sesuatu yang baru dan bidah. Allah memiliki hikmah dan rahasia dalam syariat-Nya.

Kategori : Fikih Ibadah · Haji dan Umrah · Fikih dan Uṣūl Fikih · Hukum-Hukum dan Permasalahan Seputar Haji dan Umrah

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
الله أكبر Allah Maha Besar

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi