Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Saya pernah salat bersama 'Imrān bin Ḥuṣain bermakmum kepada Ali bin Abi Ṭālib. Saat sujud…
Hadis sahihDaftar Isi :
Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن مُطَرِّفِ بن عبد الله قال: « صَلَّيْتُ أنا وعِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ خَلْفَ علِيِّ بنِ أَبِي طالب، فكان إذا سجد كَبَّرَ، وإذا رفع رأسه كَبَّرَ، وإذا نهض من الركعتين كَبَّرَ، فلمَّا قضَى الصلاةَ أَخَذَ بيدَيَّ عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ، وقال: قد ذكَّرني هذا صلاةَ محمد صلى الله عليه وسلم أو قال: صَلَّى بنا صلاة محمد صلى الله عليه وسلم ».
Di dalam hadis ini terdapat penjelasan tentang syiar-syiar utama salat, yaitu menetapkan kebesaran dan keagungan Allah -Ta'ālā-. Itu terbukti dengan takbir. Muṭarrif menceritakan bahwa dia bersama dengan 'Imrān bin Ḥuṣain pernah salat bermakmum kepada Ali bin Abi Ṭālib. Ia bertakbir ketika hendak sujud, bertakbir lagi saat mengangkat kepalanya dari sujud dan ketika berdiri dari tasyahud awal pada salat-salat yang mempunyai dua kali tasyahud, maka ia bertakbir lagi. Padahal banyak kalangan yang tidak mengeraskan suara bertakbir di tempat-tempat ini. Ketika Ali menyelesaikan salat, maka 'Imrān bin Ḥuṣain langsung memegang tangan Muṭarrif dan memberitahukan bahwa salat Ali ini mengingatkannya pada salatnya Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-; di mana beliau senantiasa bertakbir pada tempat-tempat ini.
Kategori : Fikih Ibadah · Salat · Fikih dan Uṣūl Fikih · Tata Cara Salat