Aku bertanya kepada Ibnu Abbas tentang haji tamattu', lalu dia menyuruhku untuk melakukann…

Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Aku bertanya kepada Ibnu Abbas tentang haji tamattu', lalu dia menyuruhku untuk melakukann…

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 2 menit baca

Teks hadits: Aku bertanya kepada Ibnu Abbas tentang haji tamattu', l…

عن أبي جَمرة -نصر بن عمران الضُّبَعي- قال: «سألت ابن عباس عن المُتْعَةِ؟ فأمرني بها، وسألته عن الهَدْيِ؟ فقال: فيه جَزُورُ، أو بقرةٌ، أو شَاةٌ، أو شِرْكٌ في دم، قال: وكان ناس كرهوها، فنمت، فرأيت في المنام: كأن إنسانا ينادي: حَجٌّ مَبْرُورٌ، ومُتْعَةٌ مُتَقَبَّلَةٌ. فأتيت ابن عباس فحدثته، فقال: الله أكبر! سُنَّةُ أبي القاسم صلى الله عليه وسلم ».

Penjelasan hadits: Aku bertanya kepada Ibnu Abbas tentang haji tamattu', l…

Abu Jamrah bertanya kepada Ibnu Abbas -raḍiyallāhu 'anhumā- tentang pelaksanaan haji tamattu' dengan berumrah terlebih dahulu sebelum haji. Kemudian Ibnu Abbas menyuruhnya untuk melakukannya. Lalu dia bertanya tentang hadyu (sembelihan) yang harus dilakukan dalam berhaji dengan cara tamattu' sebagaimana yang dijelaskan dalam firman Allah –Ta'ālā-, yang artinya, “maka bagi siapa yang ingin mengerjakan umrah sebelum haji (di dalam bulan haji), (wajiblah ia menyembelih) korban yang mudah didapat”. Maka Ibnu Abbas memberitahunya bahwa hadyu itu dapat berupa jazūr (unta) -ini adalah yang paling utama-, kemudian sapi, kambing/domba atau sepertujuh unta atau sapi, yakni ikut bergabung bersama-sama menyembelih unta atau sapi, baik itu untuk hadyu ataupun uḍḥiyah (berkurban), sehingga jumlah mereka menjadi tujuh orang. Lalu ada seseorang yang menyelisihi Abu Jamrah dalam hal tamattu' yang ia lakukan, kemudian dia bermimpi dan melihat seseorang memanggil seraya berkata, “Haji yang mabrur dan tamattu' yang diterima”. Ia pun mendatangi Ibnu Abbas -raḍiyallāhu 'anhumā- untuk memberitahukan kepadanya tentang berita gembira dalam mimpi yang indah tersebut, dan ketika mimpi baik itu adalah sebagian dari tanda kenabian, Ibnu Abbas -raḍiyallāhu 'anhumā- merasa senang dengannya, serta bergembira atas taufik yang diberikan Allah –Ta'ālā- kepada dirinya untuk suatu kebenaran, lalu dia berkata, "Allahu Akbar, itu adalah sunah Abul Qasim -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-."

Kategori : Fikih Ibadah · Haji dan Umrah · Fikih dan Uṣūl Fikih · Hukum-Hukum dan Permasalahan Seputar Haji dan Umrah

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 96%
Bulan baru dalam 13 hari
لا حول ولا قوة إلا بالله Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi