Islam > Hadis > Akidah > Sesungguhnya umat ini diuji di dalam kuburnya. Andai kalian tidak akan saling menguburkan,…
Hadis sahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 2 menit bacaعن أبي سعيد رضي الله عنه قال: ولم أشهده من النبي صلى الله عليه وسلم ، ولكن حدَّثنيه زيد بن ثابت، قال: بينما النبي صلى الله عليه وسلم في حائط لبني النَّجَّار، على بَغْلة له ونحن معه، إذ حادَت به فكادت تُلْقيه، وإذا أقبُر ستة أو خمسة أو أربعة -قال: كذا كان يقول الجريري- فقال: «مَن يعرف أصحاب هذه الأقبُر؟» فقال رجل: أنا، قال: فمتى مات هؤلاء؟ قال: ماتوا في الإشراك، فقال: «إن هذه الأمة تُبْتَلى في قبورها، فلولا أن لا تَدَافنوا لدعوتُ اللهَ أنْ يُسْمِعَكم من عذاب القبر الذي أسمع منه» ثم أقبل علينا بوجهه، فقال: «تعوَّذوا بالله من عذاب النار» قالوا: نعوذ بالله من عذاب النار، فقال: «تعوَّذوا بالله من عذاب القبر» قالوا: نعوذ بالله من عذاب القبر، قال: «تعوَّذوا بالله من الفتن، ما ظهر منها وما بَطَن» قالوا: نعوذ بالله من الفتن ما ظهر منها وما بَطَن، قال: «تعوَّذوا بالله من فتنة الدَّجَّال» قالوا: نعوذ بالله من فتنة الدَّجَّال.
Zaid bin Ṣābit menceritakan bahwa ketika mereka bersama Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- di kebun salah satu kabilah Anshar bernama Bani Najjār, dan Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengendarai bagal beliau, tiba-tiba bagal ini berbelok dan lari hingga nyaris menjatuhkan dan melemparkan beliau dari punggungnya. Ternyata di tempat ini ada empat, lima, atau enam makam. Maka Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bertanya, "Siapa yang mengetahui para penghuni kubur ini?" Seseorang menjawab, "Aku tahu mereka." Beliau -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam bertanya, "Jika engkau tahu mereka, kapan mereka ini meninggal?" Ia menjawab, "Mereka mati di zaman kesyirikan." Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Sesungguhnya umat ini diuji di kuburnya, kemudian diberi nikmat atau disiksa. Seandainya bukan kerena kekawatiran kalian tidak akan menguburkan orang-orang yang meninggal di antara kalian, niscaya aku sudah berdoa kepada Allah agar memperdengarkan pada kalian siksa kubur yang aku dengar. Karena seandainya kalian mendengarnya pasti kalian tidak akan saling menguburkan lantaran takut suara teriakan orang yang mati bisa mencopot hati kalian, atau takut aib kerabat diketahui. Kemudian beliau menghadap ke arah para sahabat, lalu beliau -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Mohonlah kepada Allah agar Dia menghindarkan kalian dari siksa neraka." Mereka menjawab, "Kami berlindung pada Allah dari siksa neraka." Beliau -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Mohonlah kepada Allah agar Dia menghindarkan kalian dari siksa kubur." Mereka menjawab, "Kami berlindung kepada Allah dari tertimpa siksa kubur." Kemudian beliau -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Mohonlah kepada Allah agar Dia menghindarkan kalian dari fitnah-fitnah yang tampak, terlihat dan jelas maupun yang tersembunyi." Mereka berkata, "Kami berlindung kepada Allah dari fitnah-fitnah yang tampak dan yang tersembunyi." Beliau bersabda, "Mintalah kepada Allah agar Dia menghindarkan kalian dari fitnah Masih Dajal, karena ia fitnah terbesar yang dapat menyebabkan kekufuran dan selanjutnya mengantarkan pada siksaan yang kekal di neraka." Mereka berkata, "Kami berlindung kepada Allah dari fitnah Dajal."
Kategori : Fikih Ibadah · Jenazah · Akidah · Fikih dan Uṣūl Fikih · Iman Kepada Hari Akhir · Kehidupan di Alam Barzakh