Sesungguhnya besarnya pahala tergantung pada besarnya ujian, dan jika Allah mencintai suat…
Islam > Hadis > Akidah > Sesungguhnya besarnya pahala tergantung pada besarnya ujian, dan jika Allah mencintai suat…
Hadits diriwayatkan oleh Diriwayatkan oleh Ibnu Mājah - Diriwayatkan oleh Tirmiżi
Hadis sahih
Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit baca
Teks hadits: Sesungguhnya besarnya pahala tergantung pada besarnya u…
عن أنس بن مالك رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال: "إن عِظَمَ الجزاءِ مع عِظَمِ البلاءِ، وإن الله تعالى إذا أحب قوما ابتلاهم، فمن رَضِيَ فله الرِضا، ومن سَخِطَ فله السُّخْطُ".
Penjelasan hadits: Sesungguhnya besarnya pahala tergantung pada besarnya u…
Dalam hadis ini, Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengabarkan kepada kita bahwa seorang mukmin bisa ditimpa musibah, baik pada diri, harta atau hal yang lainnya. Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā- akan mengganjar musibah yang menimpanya jika dia sabar. Semakin besar musibah dan imbasnya, semakin besar pula pahala dari Allah. Kemudian Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menjelaskan bahwa musibah adalah tanda kecintaan Allah kepada seorang mukmin dan bahwa ketentuan dan takdir Allah pasti terjadi. Namun orang yang sabar dan rida, maka Allah akan mengganjarnya atas keridaan itu dengan keridaan-Nya atas orang itu dan cukuplah itu sebagai pahala/ganjaran. Sebaliknya, siapa yang kecewa, dan benci pada ketentuan dan takdir Allah, maka Allah murka kepadanya dan cukuplah itu sebagai hukuman.
Pelajaran: Sesungguhnya besarnya pahala tergantung pada besarnya u…
- Musibah adalah penghapus dosa selama tidak melahirkan tindakan meninggalkan kewajiban seperti tidak sabar, atau melakukan perbuatan haram seperti merobek kantong pakaian atau menampar muka.
- Menetapkan sifat cinta bagi Allah sesuai dengan keagungan-Nya.
- Musibah bagi orang mukmin termasuk tanda keimanan.
- Menetapkan sifat rida dan murka bagi Allah sesuai dengan keagungan-Nya.
- Anjuran bersikap rida kepada ketetapan dan takdir Allah.
- Diharamkan murka kepada ketetapan dan takdir Allah.
- Anjuran sabar terhadap musibah.
- Manusia kadang tidak menyukai sesuatu padahal itu lebih baik baginya.
- Menetapkan adanya hikmah Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā- dalam perbuatan-perbuatan-Nya.
- Balasan sejenis dengan perbuatan.
Kategori :
Akidah
· Iman Kepada Qaḍā` dan Qadar
بسم الله الرحمن الرحيم
Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
حسبنا الله ونعم الوكيل
Cukuplah Allah bagi kami, sebaik-baik pelindung