Islam > Hadis > Akidah > dia belum pernah suatu hari mengucapkan rabbigfir lī khaṭī`atī yaumad-dīn (Tuhanku, berila…
SahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ، ابْنُ جُدْعَانَ كَانَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ يَصِلُ الرَّحِمَ، وَيُطْعِمُ الْمِسْكِينَ، فَهَلْ ذَاكَ نَافِعُهُ؟ قَالَ: «لَا يَنْفَعُهُ، إِنَّهُ لَمْ يَقُلْ يَوْمًا: رَبِّ اغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي يَوْمَ الدِّينِ».
Nabi ﷺ mengabarkan tentang Abdullah bin Jud'ān yang merupakan salah satu pemuka Quraisy di masa sebelum Islam, di antara perbuatan baiknya yaitu dia menyambung hubungan kerabat-kerabatnya dan berbuat baik kepada mereka, memberi makan orang miskin, dan akhlak-akhlak mulia lainnya yang dianjurkan oleh Islam untuk dilakukan, bahwa amalnya tersebut tidak akan berguna baginya di akhirat, disebabkan karena kekafirannya kepada Allah, yaitu dia tidak pernah berdoa walau satu hari: Ya Tuhanku, ampunilah kesalahanku kelak di hari kiamat.
Kategori : Akidah · Nama dan Hukum · Islam · Kekufuran