Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- melarang harga (keuntungan menjual) anjing, upah…

Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- melarang harga (keuntungan menjual) anjing, upah…

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 1 menit baca

Teks hadits: Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- melarang harg…

عن أبي مسعود رضي الله عنه «أن رسول الله صلى الله عليه وسلم نهى عن ثمن الكلب، ومَهْرِ البغي، وحُلْوَانِ الكَاهِنِ».

Penjelasan hadits: Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- melarang harg…

Untuk mengais rezeki, terdapat cara-cara yang mulia, terhormat dan baik; Allah menetapkannya sebagai pengganti dari cara-cara yang keji dan rendah. Maka ketika cara-cara yang pertama telah mencukupi (sehingga tidak perlu menoleh pada) cara-cara yang kedua, juga karena mafsadah yang ada pada cara yang kedua begitu besar dan tidak seimbang dengan manfaat yang diberikannya, syariat pun mengharamkan cara-cara yang keji tersebut, di antaranya adalah 3 bentuk muamalah ini:

1. Harga (keuntungan menjual) anjing; karena anjing itu jijik dan najis.

2. Begitu pula upah yang diambil oleh seorang pelacur dari pelacurannya, yang menyebabkan kerusakan agama dan dunia.

3. Termasuk juga apa yang diterima oleh pelaku perdukunan dan kesesatan, yang mengaku mengetahui hal gaib dan pengaturan alam semesta. Mereka menipu manusia dengan kebatilannya untuk mengambil harta mangsanya, hingga mereka pun memakannya dengan cara batil. Semua ini adalah cara-cara keji yang diharamkan, tidak boleh dilakukan dan menerima upah dari mereka, dan Allah telah menggantinya dengan cara-cara yang mubah dan mulia.

Kategori : Fikih Muamalah · Jual Beli · Syarat-syarat Jual Beli · Fikih dan Uṣūl Fikih

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
اللهم صل على محمد Ya Allah, limpahkan shalawat kepada Muhammad

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi