Seorang wanita datang kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dengan membawa sebu…

Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Seorang wanita datang kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dengan membawa sebu…

Hadits diriwayatkan oleh Bukhari meriwayatkannya seperti ini

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 1 menit baca

Teks hadits: Seorang wanita datang kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'al…

عن سهل بن سعد رضي الله عنه : أن امرأةَ جاءت إلى رسولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم بِبُرْدَةٍ مَنسُوجَةٍ، فقالت: نَسَجتُها بيديَّ لأَكْسُوَكَها، فأخذها النبيُّ صلى الله عليه وسلم محتاجاً إليها، فخرجَ إلينا وإنها إزارُهُ، فقال فلانٌ: اكسُنِيها ما أحسَنَها! فقال: "نعم"، فجلسَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم في المجلسِ، ثم رجع فطَوَاها، ثم أرسلَ بها إليه، فقال له القومُ: ما أحسَنتَ! لبسها النبيُّ صلى الله عليه وسلم محتاجاً إليها، ثم سألته وعَلِمتَ أنه لا يَرُدَ سائلاً، فقال: إني واللهِ ما سألتُهُ لألبِسَها، إنما سألتُهُ لتكُونَ كَفَنِي. قال سهلٌ: فكانت كَفَنَهُ.

Penjelasan hadits: Seorang wanita datang kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'al…

Hadis ini menunjukkan sikap îtsâr (mendahulukan orang lain) Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- daripada dirinya sendiri.; karena beliau lebih memprioritaskan pria itu dengan kain burdah yang sebenarnya beliau butuhkan, sebab beliau benar-benar mengenakannya; hal ini menunjukkan bahwa beliau sangat membutuhkannya. Karena seorang wanita datang dan menghadiahkan kepada Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- sehelai kain burdah, lalu seorang pria maju menemui beliau dan berkata, “Betapa bagusnya ini!” Lalu ia memintanya dari Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Maka Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pun melepasnya, melipatnya kemudian memberikannya kepadanya.

Sebagian ulama yang menjelaskan Hadis ini menyebutkan bahwa di antara pelajaran dari Hadis ini adalah bolehnya mengambil berkah (tabarruk) dengan barang peninggalan orang-orang saleh. Namun sebenarnya tidak demikian, karena yang ada (dalam Hadis ini) adalah mengambil berkah dari dzat/diri Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Dan selain beliau tidak dapat diqiyaskan kepada beliau dalam hal keutamaan dan kesalehan. Apalagi juga para sahabat tidak pernah melakukan hal itu kepada selain beliau, baik semasa hidup beliau maupun setelah wafatnya. Seandainya itu adalah suatu kebaikan, pasti mereka telah mendahului kita untuk melakukannya.

Kategori : Fikih Muamalah · Hibah dan Pemberian · Sirah Nabawiyah · Fikih dan Uṣūl Fikih · Sifat-sifat Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- · Sifat-sifat Akhlak · Kedermawanan Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- · Sejarah dan Tarikh

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
حسبنا الله ونعم الوكيل Cukuplah Allah bagi kami, sebaik-baik pelindung

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi