Manusia akan dikumpulkan pada hari Kiamat dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak berpakai…
Islam > Hadis > Akidah > Manusia akan dikumpulkan pada hari Kiamat dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak berpakai…
Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih
Sahih
Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit baca
Teks hadits: Manusia akan dikumpulkan pada hari Kiamat dalam keadaan…
Penjelasan hadits: Manusia akan dikumpulkan pada hari Kiamat dalam keadaan…
Nabi ﷺ menggambarkan sebagian kondisi di hari Kiamat, yaitu manusia akan dikumpulkan setelah dibangkitkan dari kuburnya untuk menjalani hisab (perhitungan amal). Keadaan mereka waktu itu bertelanjang kaki, tanpa sandal; bertelanjang badan, tanpa pakaian maupun penutup; dan dalam keadaan tidak disunat sebagaimana keadaan mereka saat dilahirkan ibu mereka. Ketika Ummul Mukminin Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- mendengar hal itu, ia berkata dengan heran, "Wahai Rasulullah, laki-laki dan perempuan semuanya akan saling lihat aurat yang lain?!" Nabi ﷺ menjelaskan, "Perkara padang mahsyar dan penggiringan manusia setelah mereka dibangkitkan dari kematian mendatangkan kedahsyatan-kedahsyatan yang akan menyedot perhatian dan pandangan manusia dari melihat aurat."
Pelajaran: Manusia akan dikumpulkan pada hari Kiamat dalam keadaan…
- 1- Menjelaskan dahsyatnya huru hara hari Kiamat, bahwa manusia hari itu tidak akan disibukkan oleh apa pun dari hisab dan amalnya.
- 2- Menegaskan bahwa manusia tidak akan jatuh dalam kemaksiatan kecuali dalam kondisi lalai. Padahal, jika ia menghadirkan keagungan Tuhan yang didurhakainya ataupun ingat siksa-Nya, maka ia tidak akan lalai dari berzikir, bersyukur, dan beribadah dengan baik walaupun sekejap mata. Oleh karena itu, Anda dapati penduduk mahsyar sibuk dengan urusan mereka sendiri, tidak saling melihat satu sama lain.
- 3- Tingginya sifat malu para wanita di zaman Rasulullah ﷺ. Lihatlah Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā-, ia bertanya karena merasa malu saat mendengar bahwa manusia akan dibangkitkan dalam keadaan telanjang, baik laki-laki maupun perempuan.
- 4- As-Sindi berkata, "Setiap orang akan sibuk dengan urusannya dan tidak tahu keadaan saudaranya. Allah Ta'ala berfirman, 'Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.' [QS. 'Abasa: 37] Sebab itu, tidak ada satu pun yang menoleh ke aurat yang lain."
- 5- Khitan bagi laki-laki adalah memotong kulit (kulup) yang menutupi kepala zakar, sedangkan pada wanita adalah memotong kulit di atas tempat penetrasi yang menyerupai jengger ayam.
Kategori :
Akidah
· Iman Kepada Hari Akhir
· Kehidupan Akhirat
بسم الله الرحمن الرحيم
Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
الله أكبر
Allah Maha Besar