Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > Orang miskin itu bukanlah orang yang bisa ditolak dengan sebiji dan dua biji kurma, atau s…
Hadis sahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن أبي هريرة رضي الله عنه أَنَّ رسُولَ اللَّه -صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم- قَالَ: «لَيسَ المِسْكِين الَّذِي تَرُدُّهُ التَّمْرَة والتَّمْرَتَان، وَلا اللُّقْمَةُ واللُّقْمَتَان، إِنَّمَا المِسْكِين الَّذِي يَتَعَفَّف».
Hadis ini menjelaskan hakikat kemiskinan. Sesungguhnya orang miskin yang terpuji lagi paling berhak mendapatkan sedekah dan paling membutuhkannya adalah orang miskin yang menjaga diri. Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menafikan kemiskinan dari pengemis yang suka berkeliling, karena ia mendapatkan kecukupan. Kadang juga mendapatkan zakat sehingga lenyaplah kemiskinannya. Sedangkan kebutuhan akan tetap ada pada orang (miskin) yang tidak meminta-minta dan tidak diberi simpati sehingga dia patut untuk diberi.
Kategori : Ar-Raqāiq dan Nasihat · Zuhud dan Wara' · Keutamaan dan Adab