Waktu paling dekat antara Allah dengan hamba ialah di pertengahan malam yang terakhir
Islam > Hadis > Fikih doa dan zikir > Waktu paling dekat antara Allah dengan hamba ialah di pertengahan malam yang terakhir
Hadits diriwayatkan oleh HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Nasai
Sahih
Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit baca
Teks hadits: Waktu paling dekat antara Allah dengan hamba ialah di p…
Penjelasan hadits: Waktu paling dekat antara Allah dengan hamba ialah di p…
Nabi ﷺ mengabarkan bahwa Allah ﷻ berada paling dekat dengan hamba ketika di sepertiga akhir malam. Wahai orang beriman, jika engkau dimudahkan serta mampu untuk menjadi orang yang beribadah, mengerjakan salat, zikir dan tobat di waktu itu, maka hal itu hendaknya diupayakan serta dilakukan dengan sungguh-sungguh.
Pelajaran: Waktu paling dekat antara Allah dengan hamba ialah di p…
- 1- Motivasi bagi seorang muslim agar berzikir di akhir malam.
- 2- Perbedaan keutamaan antarwaktu untuk berzikir, berdoa, dan salat.
- 3- 3- Mīrak menjelaskan tentang perbedaan antara sabda beliau, “Aqrabu mā yakūnu ar-Rabbu mina al-‘abdi fī jawfi al-laili al-ākhir” (waktu paling dekat antara Allah dengan hamba ialah di pertengahan malam yang terakhir) dengan sabda beliau, “Aqrabu mā yakūnu al-‘abdu min rabbihi wa-huwa sājid” (waktu paling dekat antara hamba dengan Tuhannya ialah saat ia sujud) bahwa yang dimaksudkan dalam hadis ini ialah menjelaskan waktu Allah paling dekat dengan hamba, yaitu di pertengahan malam, sedangkan yang dimaksudkan dalam hadis tersebut ialah menjelaskan keadaan paling dekat hamba dengan Allah, yaitu ketika ia sujud.
Kategori :
Fikih Doa dan Zikir
· Fator-faktor Terkabul dan Terhalangnya Doa
· Keutamaan dan Adab
بسم الله الرحمن الرحيم
Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
أستغفر الله
Aku memohon ampun kepada Allah