Aku tidak makan dalam keadaan bertelekan (bertumpu)

Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > Aku tidak makan dalam keadaan bertelekan (bertumpu)

Hadits diriwayatkan oleh Diriwayatkan oleh Bukhari

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 1 menit baca

Teks hadits: Aku tidak makan dalam keadaan bertelekan (bertumpu)

عن أبي جُحَيْفَة رضي الله عنه قال: كنتُ عند النبي صلى الله عليه وسلم فقال لرجل عنده: «لا آكُلُ وأنا مُتَّكِئ».

Penjelasan hadits: Aku tidak makan dalam keadaan bertelekan (bertumpu)

Abu Juḥaifah, Wahb bin Abdullah as-Suwā`ī -raḍiyallāhu 'anhu- memberitahukan dalam hadis ini bahwa bukan tuntunan Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- makan sambil berteleka, di mana seseorang bertumpu pada satu sisi tubuhnya dengan ditopang bantal atau lainnya; atau meletakkan salah satu tangannya di lantai dan bertumpu dengannya. Rasulullah sentiasa menghindari gaya makan seperti ini, karena posisi tersebut menyebabkan banyak makan yang akhirnya dapat menjadikan tubuh terasa berat, tak bersemangat, dan efek-efek nagatif lainnya. Ketika seseorang makan dengan gaya seperti itu maka saluran pencernaan menjadi miring, tidak lurus, dan tidak pada posisi normal, sehingga bisa menyebabkan bahaya. Di samping itu makan dengan bertelekan menunjukkan sikap sombong dan menafikan sikap rendah hati.

Kategori : Adab-adab Syar'i · Adab Makan dan Minum · Keutamaan dan Adab

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.6 / 29.5
Iluminasi 96%
Bulan baru dalam 13 hari
لا حول ولا قوة إلا بالله Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi