Surga dan neraka berdebat, lantas Surga berkata, "Aku dimasuki oleh orang-orang lemah dan …

Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > Surga dan neraka berdebat, lantas Surga berkata, "Aku dimasuki oleh orang-orang lemah dan …

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih dengan maknanya

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 2 menit baca

Teks hadits: Surga dan neraka berdebat, lantas Surga berkata, "Aku d…

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : «احتجَّت الجنةُ والنارُ، فقالت الجنةُ: يدخلني الضعفاءُ والمساكينُ، وقالت النار: يدخلني الجبَّارون والمتكبِّرون، فقال للنار: أنتِ عذابي أنتقم بك ممَّن شئتُ، وقال للجنة: أنتِ رحمتي أرحمُ بك مَن شئتُ».

Penjelasan hadits: Surga dan neraka berdebat, lantas Surga berkata, "Aku d…

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengabarkan bahwa surga dan neraka berdebat di sisi Rabbnya. Yakni, masing-masing dari keduanya memperlihatkan alasan pengutamaannya. Masing-masing mengklaim keutamaan atas yang lain. Ini termasuk hal-hal gaib yang harus kita imani meskipun tidak dapat dicerna oleh akal. Surga mendebat neraka seraya berkata, "Sesungguhnya di dalam surga ada orang-orang lemah dan orang-orang fakir. Biasanya mereka adalah orang-orang yang lembut kepada kebenaran dan tunduk kepadanya." Neraka berdalih bahwa di dalamnya ada orang-orang yang bertindak sewenang-wenang dan mereka adalah orang-orang keras dan kasar, dan orang-orang sombong. Mereka adalah orang yang congkak dan merasa tinggi, mereka juga orang-orang yang menghina manusia dan menolak kebenaran. Orang-orang perkasa dan sombong adalah penghuni neraka -kita berlindung kepada Allah darinya- karena biasanya mereka itu tidak tunduk kepada kebenaran. Lantas Allah menetapkan keputusan di antara keduanya. Dia berfirman kepada neraka, "Engkau adalah siksaan-Ku. Aku menyiksa denganmu siapa saja yang Aku kehendaki." Lalu Dia berfirman kepada surga, "Engkau adalah rahmat-Ku. Aku merahmati denganmu siapa yang Aku kehendaki." Yakni, surga adalah tempat yang tumbuh dari rahmat Allah, dan bukan rahmat yang menjadi sifat-Nya. Sebab, rahmat yang menjadi sifat-Nya adalah sifat yang tetap pada-Nya. Tetapi rahmat di sini adalah makhluk. Engkau rahmat-Ku, artinya Aku menciptakanmu dengan rahmat-Ku. Aku merahmati dengan-Mu siapa yang Aku kehendaki. Dengan demikian, penghuni surga adalah ahli rahmat Allah, dan penghuni neraka adalah ahli azab Allah.

Kategori : Ar-Raqāiq dan Nasihat · Sifat Surga dan Neraka · Keutamaan dan Adab

بسم الله الرحمن الرحيم Rab 16 Jumadil Awal
الأربعاء 16 جمادى الأولى
أحدب متناقص Cembung Akhir Hari 16.6 / 29.5
Iluminasi 96%
Bulan baru dalam 13 hari
الحمد لله Segala puji bagi Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi