Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > Nabi -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- membuat beberapa garis (di tanah), lalu bersabda, "Gar…
Sahih dengan dua riwayatnyaDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن أنس رضي الله عنه قال: خطَّ النبيُّ صلى الله عليه وسلم خُطُوطاً، فقال: "هذا الإنسان، وهذا أجَلُهُ، فبينَما هو كذلكَ إذ جاءَ الخَطُّ الأقْرَبُ".
عن ابن مسعود رضي الله عنه قال: خطَّ النبيُّ صلى الله عليه وسلم خطاً مربعاً، وخطَّ خطاً في الوسطِ خارجاً منه، وخطَّ خططاً صغاراً إلى هذا الذي في الوسطِ من جانبِه الذي في الوسطِ، فقال: «هذا الإنسانُ، وهذا أجلُهُ محيطاً بِه -أو قد أحاطَ بِه- وهذا الذي هو خارجٌ أملُهُ، وهذه الخُطَطُ الصِّغَارُ الأعْرَاضُ، فإن أخطَأهُ هذا، نَهَشَهُ هذا، وإن أخطَأهُ هذا، نَهَشَهُ هذا».
Dalam kedua hadis ini terkandung perumpamaan angan-angan manusia, ajalnya, dan keinginan-keinginan yang mengikutinya. Kematiannya ada di salah satunya. Jika ia selamat darinya, maka kematian mendatanginya saat ajalnya habis. Garis-garis tersebut adalah musibah-musibah yang menimpanya. Jika ia selamat dari ini, maka ia tidak akan selamat dari itu. Jika ia selamat dari semuanya dan tidak terkena musibah berupa penyakit, kehilangan harta atau lainnya, maka ajal mendatanginya secara tiba-tiba. Ringkasnya, orang yang tidak mati dengan sebab, maka ia mati dengan ajal. Ketika orang itu sedang dalam keadaan musibah tersebut, "Tiba-tiba datanglah garis yang lebih pendek," yaitu ajal.
Dalam hadis ini terdapat isyarat berupa ajakan untuk sederhana dalam berangan-angan dan persiapan menghadapi ajal yang datang secara tiba-tiba. Kata tersebut diungkapkan dengan "An-Nahsyu" yaitu sengatan binatang beracun. Ini merupakan bentuk hiperbol dalam menggambarkan kecelakaan dan kebinasaan.
Kategori : Ar-Raqāiq dan Nasihat · Mensucikan Jiwa · Keutamaan dan Adab