Sesungguhnya hak Allah dari para hamba-Nya ialah agar mereka beribadah kepada-Nya dan tida…
Islam > Hadis > Akidah > Sesungguhnya hak Allah dari para hamba-Nya ialah agar mereka beribadah kepada-Nya dan tida…
Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih
Sahih
Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit baca
Teks hadits: Sesungguhnya hak Allah dari para hamba-Nya ialah agar m…
عَنْ مُعَاذٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: كُنْتُ رِدْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى حِمَارٍ يُقَالُ لَهُ عُفَيْرٌ، فَقَالَ: «يَا مُعَاذُ، هَلْ تَدْرِي حَقَّ اللَّهِ عَلَى عِبَادِهِ، وَمَا حَقُّ العِبَادِ عَلَى اللَّهِ؟»، قُلْتُ: اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ، قَالَ: «فَإِنَّ حَقَّ اللَّهِ عَلَى العِبَادِ أَنْ يَعْبُدُوهُ وَلا يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا، وَحَقَّ العِبَادِ عَلَى اللَّهِ أَنْ لا يُعَذِّبَ مَنْ لا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا»، فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَلاَ أُبَشِّرُ بِهِ النَّاسَ؟ قَالَ: «لا تُبَشِّرْهُمْ، فَيَتَّكِلُوا».
Penjelasan hadits: Sesungguhnya hak Allah dari para hamba-Nya ialah agar m…
Nabi ﷺ menerangkan hak Allah dari para hamba-Nya dan hak para hamba dari Allah. Hak Allah dari para hamba-Nya ialah agar mereka beribadah kepada-Nya semata dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Sedangkan hak para hamba dari Allah ialah bahwa Allah tidak akan menyiksa orang-orang bertauhid yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Kemudian Mu'āż bertanya, "Wahai Rasulullah! Bolehkah aku sampaikan kabar gembira mengenai karunia ini kepada semua orang, agar mereka senang dan merasa bahagia?" Maka Nabi ﷺ melarangnya, karena khawatir mereka akan bertumpu pada hal itu.
Pelajaran: Sesungguhnya hak Allah dari para hamba-Nya ialah agar m…
- 1- Penjelasan tentang hak Allah Ta'ala yang Dia wajibkan kepada hamba-hamba-Nya, yaitu agar mereka beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun.
- 2- Penjelasan mengenai hak para hamba dari Allah Ta'ala yang Allah wajibkan atas diri-Nya sebagai karunia dan nikmat dari-Nya, yaitu memasukkan mereka ke dalam surga dan tidak menyiksa mereka.
- 3- Kabar gembira yang besar bagi orang-orang bertauhid yang tidak menyekutukan Allah Ta'ala dengan sesuatu apa pun bahwa tempat mereka ialah masuk surga.
- 4- Mu'āż menyampaikan hadis ini sebelum ia meninggal, karena khawatir jatuh dalam dosa menyembunyikan ilmu.
- 5- Ini merupakan suatu peringatan agar seseorang tidak menyebarkan suatu hadis kepada orang lain saat dikhawatirkan orang tersebut tidak memahami maknanya dengan benar; yaitu hadis yang tidak mengandung pengamalan dan tidak terkait dengan batasan-batasan syariat.
- 6- Orang-orang bertauhid yang telah berbuat maksiat berada di bawah kehendak Allah; jika Allah berkehendak, Dia akan menyiksa mereka, atau Dia berkehendak, maka Dia akan mengampuni mereka, kemudian akhir perjalanan mereka ialah ke surga.
Kategori :
Keutamaan
· Keutamaan Tauhid
· Akidah
· Keutamaan dan Adab
· Iman kepada Allah -'Azza wa Jalla-
· Tauhid Ulūhiyyah
بسم الله الرحمن الرحيم
Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
لا حول ولا قوة إلا بالله
Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah