Al-Mufarridūn (orang-orang yang menyendiri dalam ibadah) telah mendahului
Islam > Hadis > Keutamaan > Al-Mufarridūn (orang-orang yang menyendiri dalam ibadah) telah mendahului
Hadits diriwayatkan oleh HR. Muslim
Sahih
Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit baca
Teks hadits: Al-Mufarridūn (orang-orang yang menyendiri dalam ibadah…
Penjelasan hadits: Al-Mufarridūn (orang-orang yang menyendiri dalam ibadah…
Nabi ﷺ menerangkan kedudukan orang-orang yang banyak berzikir kepada Allah, bahwa mereka telah menjadi nomor satu dan mendahului yang lainnya dalam meraih derajat tinggi di surga. Beliau menyerupakan mereka dengan Gunung Jumdān yang menjadi gunung nomor satu dibanding gunung-gunung lainnya.
Pelajaran: Al-Mufarridūn (orang-orang yang menyendiri dalam ibadah…
- 1- Anjuran memperbanyak zikir dan menyibukkan diri dengannya karena sebab kemenangan di akhirat hanyalah dengan banyak ketaatan dan ikhlas dalam ibadah.
- 2- Berzikir kepada Allah bisa jadi dengan lisan saja, atau dengan hati saja, atau dengan lisan dan hati secara bersamaan. Yang terakhir ini adalah tingkatan yang paling tinggi.
- 3- Di antara jenis zikir ialah wirid-wirid yang disyariatkan pada keadaan tertentu, seperti zikir pagi dan petang, zikir setelah salat fardu, dan lainnya.
- 4- An-Nawawiy berkata, "Ketahuilah, keutamaan zikir tidak terbatas pada tasbih, tahlil, tahmid, takbir dan yang semisalnya. Tetapi, setiap orang yang melakukan suatu ketaatan kepada Allah Ta'ala, maka ia adalah orang yang sedang berzikir kepada Allah Ta'ala."
- 5- Berzikir kepada Allah termasuk sebab keteguhan yang paling besar. Allah ﷻ berfirman, "Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu bertemu pasukan (musuh), maka teguhlah dan berzikirlah kepada Allah dengan zikir yang banyak agar kamu beruntung." [QS. Al-Anfāl: 45]
- 6- Sisi penyerupaan orang yang berzikir dengan Gunung Jumdān ialah dalam hal kesendirian dan memisahkan diri. Gunung Jumdān berdiri sendiri di antara gunung-gunung lainnya, demikian halnya orang yang berzikir kepada Allah Ta'ala. Orang yang menyendiri adalah yang hati dan lisannya menyendiri mengingat Tuhannya walaupun sedang berada di tengah manusia serta merasa nyaman dengan waktu-waktu berkhalwat dan merasa asing dari banyak bergaul dengan manusia. Juga bisa jadi sisi penyerupaannya adalah bahwa zikir merupakan sebab keteguhan agama sebagaimana gunung adalah sebab keteguhan bumi. Juga bisa jadi bahwa zikir merupakan sebab kemenangan menuju kebaikan di dunia dan akhirat karena seorang musafir dari Madinah menuju Makkah, jika telah sampai Gunung Jumdān, itu adalah tanda telah sampai ke Makkah, sehingga orang yang telah sampai di Gunung Jumdān adalah orang yang menang, demikian halnya orang yang berzikir kepada Allah Ta'ala adalah orang yang mendahului selainnya dengan sebab banyak berzikir kepada Allah Ta'ala. Wallāhu a'lam.
Kategori :
Keutamaan
· Keutamaan Zikir
· Keutamaan dan Adab
بسم الله الرحمن الرحيم
Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
أستغفر الله
Aku memohon ampun kepada Allah