Kalau aku bisa mengulang kembali apa yang telah lewat, aku tidak akan menyembelih, dan sea…

Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Kalau aku bisa mengulang kembali apa yang telah lewat, aku tidak akan menyembelih, dan sea…

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 2 menit baca

Teks hadits: Kalau aku bisa mengulang kembali apa yang telah lewat,…

عن جابر بن عبد الله رضي الله عنهما قال: «أَهَلَّ النبيُّ صلى الله عليه وسلم وأصحابُه بالحج، وليس مع أحد منهم هَدْيٌ غير النبي صلى الله عليه وسلم وطلحة، وقدم علي رضي الله عنه من اليمن. فقال: أَهْلَلْتُ بما أَهَلَّ به النبي صلى الله عليه وسلم فأمر النبي صلى الله عليه وسلم أصحابه: أن يجعلوها عمرة، فيطوفوا ثم يُقَصِّرُوا ويَحِلُّوا، إلا من كان معه الهَدْي، فقالوا: ننطلق إلى مِنًى وَذَكَرُ أَحَدِنَا يَقْطُرُ؟
فبلغ ذلك النبي - صلى الله عليه وسلم- فقال: لَوِ اسْتَقْبَلْتُ من أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ ؛ ما أَهْدَيْتُ ، ولولا أن معي الهَدْيَ لَأَحْلَلْتُ.
وحاضت عائشة. فَنَسَكَتْ المنَاسِك كلها، غير أنها لم تَطُفْ بالبيت. فلما طَهُرت وطافت بالبيت قالت: يا رسول الله، تَنْطَلِقُونَ بحج وعمرة، وأنطلق بحج؟ فأمر عبد الرحمن بن أبي بكر: أن يخرج معها إلى التَّنْعِيمِ ، فاعتمرت بعد الحج».

Penjelasan hadits: Kalau aku bisa mengulang kembali apa yang telah lewat,…

Jābir bin Abdillah -raḍiyallāhu 'anhu- mensifati haji Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bahwa ‎beliau dan para sahabatnya berihram untuk haji, tidak ada seorangpun dari mereka yang ‎membawa hadyu (hewan sembelihan) kecuali Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan Ṭalḥah bin ‎Ubaidillah. Dan Ali bin Abi Ṭalib baru tiba dari Yaman, berdasarkan pemahamannya diapun ‎langsung berihram dan mengaitkan ihramnya tersebut dengan ihram Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-.‎

Ketika mereka telah tiba di Makkah, Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memerintahkan mereka ‎untuk merubah ihram haji mereka menjadi umrah, sehingga ṭawaf dan sa'i mereka adalah ‎untuk ibadah umrah, kemudian mencukur rambut dan bertahallul dengan sempurna. Ini hanya ‎berlaku khusus bagi mereka yang tidak membawa hadyu.‎

Adapun bagi mereka yang membawanya –diantaranya adalah Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, ‎maka mereka tetap dalam keadaan ihram mereka– setelah ṭawaf dan sa'i. Para ‎sahabat yang diperintahkan untuk merubah ihram haji mereka menjadi umrah berkata, ‎‎“Bagaimana bisa kami bertahalul dan menggauli istri-istri kami lalu berangkat ke Mina padahal ‎kami adalah orang-orang yang berihram untuk haji, dan kami baru saja melakukan itu?‎

Lalu perkataan mereka tersebut sampai kepada Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan ‎keheranan dalam hati mereka akan hal itu, kemudian beliau menenangkan mereka dengan ‎kebenaran dan bersabda, “Kalau aku bisa mengulang kembali apa yang telah lewat, aku ‎tidak akan menyembelih, dan seandainya aku tidak membawa hadyu, sudah pasti aku akan bertahalul ‎bersama kalian,” Lalu merekapun rida dan tenanglah hati mereka.‎

Dan Aisyah mengalami haid sebelum mereka memasuki Makkah, sehingga hajinya menjadi ‎haji qiran; karena haid menghalanginya untuk melakukan tawaf di baitullah, dan ia ‎melakukan seluruh manasik selain tawaf dan sa'i.‎

Tatkala dia telah suci dan melakukan ibadah ṭawaf di baitullah untuk ibadah hajinya, ‎terbesitlah sesuatu di dalam dirinya, jika mayoritas para sahabat –termasuk istri-istri Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- yang lain- telah melakukan rangkaian amalan ibadah umrah dan haji ‎secara terpisah, sementara ibadah umrah yang dilakukannya adalah bersamaan di dalam ‎rangkaian ibadah hajinya. Kemudian dia berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana kalian berangkat dengan ‎niat haji dan umrah, sedangkan aku dengan niat haji saja?” Kemudian beliaupun menenangkan ‎kekhawatirannya tersebut dan memerintahkan saudaranya yaitu Abdurrahman agar keluar ‎bersama Aisyah ke Tan'im, lalu diapun melaksanakan umrah setelah haji.‎

Kategori : Fikih Ibadah · Haji dan Umrah · Fikih dan Uṣūl Fikih · Macam-macam Haji · Hadyu dan Kafarat

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
حسبنا الله ونعم الوكيل Cukuplah Allah bagi kami, sebaik-baik pelindung

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi