Sesungguhnya Bilal mengumandangkan azan di malam hari. Karena itu, makan dan minumlah hing…

Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Sesungguhnya Bilal mengumandangkan azan di malam hari. Karena itu, makan dan minumlah hing…

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 1 menit baca

Teks hadits: Sesungguhnya Bilal mengumandangkan azan di malam hari.…

عن عبد الله بن عمر رضي الله عنه مرفوعاً: «إنَّ بِلالاً يُؤَذِّن بِلَيلٍ، فَكُلُوا واشرَبُوا حتَّى تَسمَعُوا أَذَان ابنِ أُمِّ مَكتُوم».

Penjelasan hadits: Sesungguhnya Bilal mengumandangkan azan di malam hari.…

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mempunyai dua orang muazin; Bilal bin Rabbah dan Abdullah bin Ummi Maktum yang tuna netra. Bilal biasanya mengumandangkan azan untuk salat fajar sebelum terbit fajar karena salat fajar dilakukan pada waktu tidur dan orang-orang perlu untuk bersiap-siap sebelum masuk waktunya. Maka dari itu, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengingatkan para sahabatnya bahwa Bilal -raḍiyallāhu 'anhu- mengumandangkan azan pada malam hari, lalu beliau memerintahkan mereka untuk makan dan minum sampai terbit fajar. Selanjutnya muazin kedua yaitu Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan azan pada saat terbit fajar kedua. Hal ini dilakukan bagi orang yang hendak berpuasa. Pada saat itulah ia harus berhenti makan dan minum serta masuk waktu salat. Azan ini khusus untuk salat fajar. Selain salat tersebut tidak boleh ada azan sebelum masuk waktunya. Para ulama berbeda pendapat mengenai azan awal untuk salat Shubuh, apakah cukup dengan azan itu atau harus ada azan kedua (untuk tanda) masuk waktu (salat)? Mayoritas ulama berpendapat bahwa azan kedua ini disyariatkan dan tidak cukup dengan azan pertama.

Kategori : Fikih Ibadah · Salat · Puasa · Fikih dan Uṣūl Fikih · Azan dan Iqamah

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
أستغفر الله Aku memohon ampun kepada Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi