Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak puasa di suatu bulan yang lebih banyak dibanding…

Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak puasa di suatu bulan yang lebih banyak dibanding…

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 1 menit baca

Teks hadits: Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak puasa di suat…

عن عائشة رضي الله عنها قالت: لم يكن النبي صلى الله عليه وسلم يصوم مِنْ شهر أكثر من شعبان، فإنّه كان يصوم شعبان كله.
وفي رواية: كان يصوم شعبان إلا قليلا.

Penjelasan hadits: Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak puasa di suat…

Dari Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- mengatakan, "Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak puasa di suatu bulan yang lebih banyak dibanding bulan Sya'ban, sebab beliau puasa di bulan Sya'ban seluruhnya." Dalam riwayat lain, "Beliau puasa di bulan Sya'ban kecuali sedikit (yang terlewatkan)." Riwayat kedua ini menafsirkan riwayat pertama dan menjelaskan bahwa maksud "bulan Sya'ban seluruhnya" adalah sebagian besarnya. Ada yang memaknai bahwa dahulu beliau puasa Sya'ban seluruhnya pada satu tahun tertentu dan puasa di sebagian besarnya pada tahun yang lain. Juga dimaknai bahwa terkadang beliau puasa pada bagian awal bulan Sya'ban, terkadang pada bagian akhirnya dan terkadang di antara keduanya. Beliau tidak meninggalkan satupun dari bagian bulan Sya'ban kecuali beliau melakukan puasa di dalamnya, akan tetapi ia menggilirkannya dalam beberapa tahun. Oleh sebab itu, sudah sepantasnya menusia lebih memperbanyak puasa di bulan Sya'ban dari pada bulan yang lain karena Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- biasa berpuasa di dalamnya. Hikmah puasa bulan Sya'ban ini adalah bahwa ia dilakukan sebelum bulan Ramadhan, seperti halnya salat sunah rawatib (qabliyah) yang dilakukan sebelum salat wajib. Ada juga yang mengatakan bahwa dikhususkannya bulan Sya'ban dengan banyak puasa karena di bulan ini amalan-amalan (tahunan) para hamba diangkat (kepada Allah), sebagaimana ditunjukkan oleh sunnah (hadis-hadis).

Kategori : Fikih Ibadah · Puasa · Fikih dan Uṣūl Fikih · Puasa sunah

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
الحمد لله Segala puji bagi Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi