Rasulullah ﷺ mengajarkan kami khuṭbatul-ḥājah (mukadimah khotbah)

Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Rasulullah ﷺ mengajarkan kami khuṭbatul-ḥājah (mukadimah khotbah)

Hadits diriwayatkan oleh HR. Abu Daud, Tirmizi, Nasai, Ibnu Majah, dan Ahmad

Sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 1 menit baca

Teks hadits: Rasulullah ﷺ mengajarkan kami khuṭbatul-ḥājah (mukadima…

عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال: عَلَّمَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُطْبَةَ الحَاجَةِ: إِنَّ الحَمْدَ للهِ، نَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا الله، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، {يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ والأرحام إن الله كان عليكم رقيبا} [النساء: 1]، {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ} [آل عمران: 102]، {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا (70) يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا} [الأحزاب:70 - 71].

Penjelasan hadits: Rasulullah ﷺ mengajarkan kami khuṭbatul-ḥājah (mukadima…

Ibnu Mas'ūd -raḍiyallāhu 'anhu- mengabarkan bahwa Nabi ﷺ mengajari mereka khuṭbatul-ḥājah, yaitu ucapan yang disampaikan ketika membuka pembicaraan pada khotbah-khotbah dan sebelum menyebutkan keperluan, seperti khotbah nikah, khotbah Jumat dan lainnya. Khotbah ini mencakup berbagai makna agung, yaitu menjelaskan keberhakkan Allah terhadap semua macam pujian, memohon pertolongan dan pengampunan dosa hanya kepada-Nya yang tiada sekutu bagi-Nya, dan berlindung kepada-Nya dari segala macam keburukan; keburukan jiwa dan lainnya.

Kemudian Nabi ﷺ mengabarkan bahwa petunjuk hanya ada di tangan Allah. Siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, sebaliknya siapa yang Dia sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.

Kemudian beliau menyebutkan syahadat tauhid, yaitu tidak ada sembahan yang benar kecuali Allah. Demikian juga syahadat kerasulan, yaitu Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya.

Beliau menutup khotbah tersebut dengan tiga ayat yang berisikan perintah bertakwa kepada Allah ﷻ dengan melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya demi mengharapkan wajah Allah, dan juga balasan orang yang melaksanakannya yaitu kelurusan perbuatan dan perkataan, pengampunan kesalahan dan dosa, kehidupan yang baik di dunia, dan keberhasilan meraih surga di hari Kiamat.

Pelajaran: Rasulullah ﷺ mengajarkan kami khuṭbatul-ḥājah (mukadima…

Kategori : Fikih Keluarga · Pernikahan · Fikih dan Uṣūl Fikih · Rulings and Conditions of Marriage

بسم الله الرحمن الرحيم Rab 16 Jumadil Awal
الأربعاء 16 جمادى الأولى
أحدب متناقص Cembung Akhir Hari 16.7 / 29.5
Iluminasi 96%
Bulan baru dalam 13 hari
لا حول ولا قوة إلا بالله Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi