Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah salat di atas kendaraannya ke arah manapu…

Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah salat di atas kendaraannya ke arah manapu…

Hadits diriwayatkan oleh Diriwayatkan oleh Bukhari

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 2 menit baca

Teks hadits: Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah salat…

عن جابر رضي الله عنه قال: «كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يُصلِّي على راحِلَته، حيث تَوَجَّهَت فإذا أراد الفَرِيضة نَزل فاسْتَقبل القِبْلة».

Penjelasan hadits: Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah salat…

Saat di atas kendaraan Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak memaksakan diri turun untuk melakukan salat. Tetapi beliau salat di atasnya. Tentu kondisi seperti ini terjadi saat beliau sedang bepergian. Hal ini dikuatkan oleh hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar dan lainnya, bahwa Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- salat di atas kendaraannya saat bepergian ke arah manapun kendaraan itu menghadap." (HR. Bukhari). Jika Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- salat di atas kendaraannya, maka otomatis beliau menghadap ke arah manapun kendaraannya menghadap, baik ke arah kiblat ataupun tidak. Jika salat fardu, maka beliau turun dari kendaraannya dan salat di atas tanah dengan menghadap kiblat. Dalam hadis Ibnu Umar dinyatakan, "Beliau tidak melakukan (salat di atas kendaraan) dalam salat fardu." (Muttafaq 'alaih). Salat fardu harus dilakukan di atas tanah, kecuali ada uzur syar'i, seperti hujan atau takut musuh, maka sah dilakukan di atas kendaraan, atau karena sakit sehingga ia salat di atas ranjang dalam posisi duduk, terutama jika khawatir waktunya habis. Hal ini dikuatkan oleh dalil-dalil yang menunjukkan keringanan dan tidak memberatkan dalam menjalankan agama. Di antaranya adalah firman Allah, "Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya." Dan sabda Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- "Jika aku memerintahkan sesuatu kepada kalian, maka lakukanlah semampu kalian!"

Kategori : Fikih Ibadah · Salat · Fikih dan Uṣūl Fikih · Syarat-syarat Salat

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
لا حول ولا قوة إلا بالله Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi