Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah masuk ke Baitullah bersama Usāmah bin Zai…

Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah masuk ke Baitullah bersama Usāmah bin Zai…

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 1 menit baca

Teks hadits: Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah masuk…

عن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما قال: «دخل رسول الله صلى الله عليه وسلم البيت، وأسامة بن زيد وبلال وعثمان بن طلحة، فأغلقوا عليهم الباب فلما فتحوا كنت أولَ من وَلَجَ. فلقيتُ بلالًا، فسألته: هل صلى فيه رسول الله صلى الله عليه وسلم ؟ قال: نعم ، بين العَمُودَيْنِ اليَمَانِيَيْنِ».

Penjelasan hadits: Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah masuk…

Ketika Allah -Tabāraka wa Ta'ālā- menaklukkan Makkah dan membersihkan Baitullah dari berhala-berhala, patung-patung dan gambar-gambar, maka Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- masuk ke dalam Ka'bah yang dimuliakan bersama kedua pelayannya; Bilal dan Usāmah, dan penjaga Baitullah, yaitu Uṡman bin Ṭalḥah. Selanjutnya pintu ditutup agar orang-orang tidak berdesakan ketika Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memasukinya untuk melihat bagaimana beliau beribadah, sehingga membuat mereka lalai dari tujuan mereka di tempat itu, yaitu bermunajat kepada Rabbnya dan bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya. Setelah mereka diam lama di dalamnya, mereka pun membuka pintu. Abdullah bin Umar adalah orang yang sangat gemar mengikuti jejak langkah Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan sunahnya. Karena itu, dialah orang yang pertama kali masuk ketika pintu Ka`bah dibuka lalu bertanya kepada Bilal, "Apakah Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- salat di dalamnya?" Bilal menjawab, "Iya, diantara dua pilar Yaman." Ka'bah yang mulia terdiri dari enam pilar. Lantas beliau memposisikan tiga pilar di belakangnya, dua pilar di kanannya, dan satu pilar lagi di kirinya, dan beliau memberi jarak tiga hasta antara dirinya dengan dinding, lalu beliau melaksanakan salat dan berdoa di keempat sisinya.

Kategori : Fikih Ibadah · Salat · Fikih dan Uṣūl Fikih · Syarat-syarat Salat

بسم الله الرحمن الرحيم Rab 16 Jumadil Awal
الأربعاء 16 جمادى الأولى
أحدب متناقص Cembung Akhir Hari 17.1 / 29.5
Iluminasi 94%
Bulan baru dalam 12 hari
الحمد لله Segala puji bagi Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi