Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > Siapa yang tidak menyayangi tidak akan disayangi
Hadis sahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قَبَّلَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم الحسنَ بنَ عليٍّ رضي الله عنهما ، وعنده الأَقْرَعُ بنُ حَابِسٍ، فقال الأَقْرَعُ: إنَّ لي عَشَرَةً من الوَلَدِ ما قَبَّلْتُ مِنْهُمْ أَحَدًا، فَنَظَرَ إليهِ رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم فقال: «مَنْ لَا يَرْحَم لَا يُرْحَمُ!».
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- mengabarkan bahwa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mencium Al-Hasan bin Ali dan di sisi beliau ada Al-Aqra' bin Ḥābis At-Tamīmi yang sedang duduk. Lantas Al-Aqra' berkata, "Sesungguhnya aku mempunyai sepuluh anak, namun tidak ada satupun yang aku cium." Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memandangnya lalu bersabda, "Siapa yang tidak menyayangi tidak akan disayangi."
Dalam riwayat lain, "Apa yang bisa aku lakukan jika Allah telah mencabut kasih sayang dari hatimu." Yakni, apa yang harus aku lakukan jika Allah telah mencabut dari hatimu perasaan kasih sayang? Apakah aku bisa mengembalikannya kepadamu?
Kategori : Fikih Akhlak · Akhlak Terpuji · Sirah Nabawiyah · Sifat-sifat Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- · Keutamaan dan Adab · Sifat-sifat Akhlak · Kasih Sayang Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- · Sejarah dan Tarikh